alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Salah Sasaran Keroyok Orang, Enam Pelaku di Sidoarjo Dibekuk

SIDOARJO – Polisi mengamankan enam orang yang terlibat pengeroyokan di Jalan Raya Ganting, Kecamatan Gedangan. Ironisnya, setelah diringkus, para tersangka mengaku jika salah sasaran.

Pelakunya, tiga orang dewasa dan tiga pelajar. Yakni, INA, 23, warga Taman, MSS, 18, warga Buduran, SDBC, 22, warga Waru. Kemudian MDFK, 17, SWA, 16, dan NDA, 16, yang merupakan pelajar Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/12) dini hari. Mulanya korban DRJP, 18, warga Sukodono sedang melintas di jalan tersebut. Tepat di depan SD Ganting, tiba-tiba saja korban diberhentikan sekelompok orang tidak dikenal yang tidak lain adalah para tersangka.

Tanpa alasan yang jelas, korban langsung dikeroyok. Korban tak berani melawan karena kalah jumlah.

“Motifnya para tersangka sakit hati karena diolok-olok,” kata Kusumo.

Setelah itu, korban kabur dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Gedangan. Berbekal laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasinlya polisi meringkus sebagian dari para tersangka pengeroyokan itu.

“Bekalnya dari pelat nomor kendaraan para tersangka di lokasi,” imbuhnya.

Di hadapan polisi para tersangka mengaku jika salah sasaran. Rupanya korban dan tersangka tidak saling kenal.

Atas aksi pengeroyokan itu kini para tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan. (son/vga)

SIDOARJO – Polisi mengamankan enam orang yang terlibat pengeroyokan di Jalan Raya Ganting, Kecamatan Gedangan. Ironisnya, setelah diringkus, para tersangka mengaku jika salah sasaran.

Pelakunya, tiga orang dewasa dan tiga pelajar. Yakni, INA, 23, warga Taman, MSS, 18, warga Buduran, SDBC, 22, warga Waru. Kemudian MDFK, 17, SWA, 16, dan NDA, 16, yang merupakan pelajar Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengungkapkan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (12/12) dini hari. Mulanya korban DRJP, 18, warga Sukodono sedang melintas di jalan tersebut. Tepat di depan SD Ganting, tiba-tiba saja korban diberhentikan sekelompok orang tidak dikenal yang tidak lain adalah para tersangka.

Tanpa alasan yang jelas, korban langsung dikeroyok. Korban tak berani melawan karena kalah jumlah.

“Motifnya para tersangka sakit hati karena diolok-olok,” kata Kusumo.

Setelah itu, korban kabur dan melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Gedangan. Berbekal laporan korban, polisi langsung melakukan penyelidikan. Hasinlya polisi meringkus sebagian dari para tersangka pengeroyokan itu.

“Bekalnya dari pelat nomor kendaraan para tersangka di lokasi,” imbuhnya.

Di hadapan polisi para tersangka mengaku jika salah sasaran. Rupanya korban dan tersangka tidak saling kenal.

Atas aksi pengeroyokan itu kini para tersangka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya. Mereka dijerat dengan pasal 351 KUHP tentang pengeroyokan. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/