alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Tersangka Butuh 2 Hari Rencanakan Pembobolan Minimarket

SIDOARJO – Pelaku pembobol minimarket Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo akhirnya diringkus polisi. Ia adalah LTT, 49, warga asal Gedeg, Mojokerto.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, tersangka diringkus polisi saat berada di rumahnya. “Tersangkanya dua orang. Temannya NN masih DPO,” katanya, Rabu (15/12).

Setelah ditangkap, sepak terjang kejahatan tersangka terungkap. Ternyata ia telah berulang kali melakukan aksi kriminalitas. Selain di Balongbendo, dia juga pernah membobol minimarket di Jombang.

Selain minimarket, sejumlah konter handphone (hp) juga tidak luput dari sasarannya. Ia juga sempat menguras 300 unit hp dari dalam konter tersebut.

“Ia juga residivis Polsek Cirakas (Jakarta Timur) tahun 2019,” sambung Kusumo.

Tersangka biasa beraksi dengan membobol plafon toko atau minimarket. Tak heran, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti pembobolan yang cukup lengkap dari tersangka. Mulai dari gerinda mesin, kabel rol, kubut, karung, palu, hingga gergaji. Pelengkapan itu biasa dibawa pelaku dalam satu ransel.

Saat beraksi di minimarket Balongbendo pada Selasa 30 November lalu, tersangka sebenarnya juga mengincar brankas penyimpanan uang. Namun, gerinda yang dibawa ternyata tidak kuat untuk membongkar brankas itu. Sehingga tersangka hanya membawa ratusan rokok, parfum, dan sejumlah barang berharga lainnya.

Sementara itu, tersangka mengaku jika barang-barang curian itu sudah dijual secara eceran.

“Kadang ada yang mau beli, kadang juga tidak ada,” katanya.

Ia mengaku butuh dua hari untuk merencanakan aksi pencurian di minimarket di Balongbendo itu.

“Bobol minimarket 2 kali, konter hp 2 kali,” akunya. (son/vga)

SIDOARJO – Pelaku pembobol minimarket Desa Bakung Temenggungan, Kecamatan Balongbendo akhirnya diringkus polisi. Ia adalah LTT, 49, warga asal Gedeg, Mojokerto.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, tersangka diringkus polisi saat berada di rumahnya. “Tersangkanya dua orang. Temannya NN masih DPO,” katanya, Rabu (15/12).

Setelah ditangkap, sepak terjang kejahatan tersangka terungkap. Ternyata ia telah berulang kali melakukan aksi kriminalitas. Selain di Balongbendo, dia juga pernah membobol minimarket di Jombang.

Selain minimarket, sejumlah konter handphone (hp) juga tidak luput dari sasarannya. Ia juga sempat menguras 300 unit hp dari dalam konter tersebut.

“Ia juga residivis Polsek Cirakas (Jakarta Timur) tahun 2019,” sambung Kusumo.

Tersangka biasa beraksi dengan membobol plafon toko atau minimarket. Tak heran, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti pembobolan yang cukup lengkap dari tersangka. Mulai dari gerinda mesin, kabel rol, kubut, karung, palu, hingga gergaji. Pelengkapan itu biasa dibawa pelaku dalam satu ransel.

Saat beraksi di minimarket Balongbendo pada Selasa 30 November lalu, tersangka sebenarnya juga mengincar brankas penyimpanan uang. Namun, gerinda yang dibawa ternyata tidak kuat untuk membongkar brankas itu. Sehingga tersangka hanya membawa ratusan rokok, parfum, dan sejumlah barang berharga lainnya.

Sementara itu, tersangka mengaku jika barang-barang curian itu sudah dijual secara eceran.

“Kadang ada yang mau beli, kadang juga tidak ada,” katanya.

Ia mengaku butuh dua hari untuk merencanakan aksi pencurian di minimarket di Balongbendo itu.

“Bobol minimarket 2 kali, konter hp 2 kali,” akunya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/