alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Anggota Perguruan Dikeroyok Orang Tak Dikenal

SIDOARJO – Aksi dugaan perampasan bendera perguruan silat kembali terjadi di Sidoarjo, Minggu (13/6), di Jalan Raya Sukodono. Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka-luka usai terjadi pengeroyokan akibat dugaan perampasan itu.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, kejadian bermula saat salah satu perguruan silat menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) di wilayah Kecamatan Taman. Sekitar pukul 16.00 ujian selesai dan beberapa pulang dan melintas di depan SPBU Sukodono.

Saat di lokasi, tiba-tiba bendera perguruan silat tersebut dirampas empat orang yang tak dikenal yang mengendarai dua motor. Di samping itu, salah seorang dari empat pria tak dikenal itu diduga juga memukul anggota perguruan silat yang membawa bendera.

“Jadi seperti ada keributan, tapi enggak tau apa karena juga enggak berani mendekat karena takut juga, hanya lihat dari jauh saja,” kata salah satu warga yang tak ingin disebutkan namanya itu, Senin (15/6).

Akibat perampasan dan pemukulan itu, satu anggota perguruan berlari dan berusaha menyelamatkan diri. Meski begitu, tak lama terjadi keributan kembali di sekita kantor Telkom Sukodono. Akibat kejadian tersebut, tiga orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Kapolsek Sukodono Iptu Warji’in Krise membenarkan kejadian itu. Hingga saat ini masih dalam penyelidikan petugas. Pihaknya mengimbau agar para anggota perguruan dapat menahan diri dan tak terpancing dengan provokasi di media sosial.

“Kami imbau jangan main hakim sendiri dan dapat saling mengontrol anggotanya agar tak terjadi keributan antar perguruan,” ujarnya. (far/opi)

 

SIDOARJO – Aksi dugaan perampasan bendera perguruan silat kembali terjadi di Sidoarjo, Minggu (13/6), di Jalan Raya Sukodono. Akibat kejadian itu, tiga orang mengalami luka-luka usai terjadi pengeroyokan akibat dugaan perampasan itu.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, kejadian bermula saat salah satu perguruan silat menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) di wilayah Kecamatan Taman. Sekitar pukul 16.00 ujian selesai dan beberapa pulang dan melintas di depan SPBU Sukodono.

Saat di lokasi, tiba-tiba bendera perguruan silat tersebut dirampas empat orang yang tak dikenal yang mengendarai dua motor. Di samping itu, salah seorang dari empat pria tak dikenal itu diduga juga memukul anggota perguruan silat yang membawa bendera.

“Jadi seperti ada keributan, tapi enggak tau apa karena juga enggak berani mendekat karena takut juga, hanya lihat dari jauh saja,” kata salah satu warga yang tak ingin disebutkan namanya itu, Senin (15/6).

Akibat perampasan dan pemukulan itu, satu anggota perguruan berlari dan berusaha menyelamatkan diri. Meski begitu, tak lama terjadi keributan kembali di sekita kantor Telkom Sukodono. Akibat kejadian tersebut, tiga orang dikabarkan mengalami luka-luka.

Kapolsek Sukodono Iptu Warji’in Krise membenarkan kejadian itu. Hingga saat ini masih dalam penyelidikan petugas. Pihaknya mengimbau agar para anggota perguruan dapat menahan diri dan tak terpancing dengan provokasi di media sosial.

“Kami imbau jangan main hakim sendiri dan dapat saling mengontrol anggotanya agar tak terjadi keributan antar perguruan,” ujarnya. (far/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/