alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Santri di Tanggulangin Diduga Tewas Akibat Dikeroyok Temannya

SIDOARJO – Seorang santri di salah satu pesantren di Desa Putat RT 09/RW 02 Kecamatan Tanggulangin dikabarkan meninggal dunia, Senin (11/10). Meninggalnya santri berinisial MZ, 15, itu tidak wajar. Yakni diduga akibat dikeroyok temannya.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban diduga dikeroyok oleh AB bersama sejumlah santri yang lain. Pengeroyokan itu tak hanya dilakukan kepada MZ, namun juga dilakukan kepada empat santri lainnya. Di antaranya, FV, 15, AN, 14, KS, 15, dan RD, 15.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro masih belum dapat memberikan keterangan resminya. Dia meminta agar awak media menunggu terlebih dahulu terkait dugaan kekerasan tersebut.

“Ya kami mohon waktu dulu. Pokoknya nanti akan kami sampaikan ya,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (14/01).

Kelima korban tersebut dibawa ke RSUD Sidoarjo. Sayangnya nyawa MZ, warga Dinoyo Kota Surabaya tersebut tak bisa tertolong. Sementara empat orang santri lainnya hanya mengalami luka-luka.

Aksi pengeroyokan tersebut diduga dipicu masalah uang, rokok hingga masalah jajan. Diduga ada santri yang nekat mengambil uang milik santri lainnya dan dipakai untuk membeli rokok hingga jajan.

“Saya no comment ya. Sabar dulu ya rekan-rekan media,” kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja, saat dikonfirmasi.

Semetara itu, Kapolsek Tanggulangin AKP Ade Masyhur mengatakan jika kasus itu kini ditangani Polresta Sidoarjo. “Iya mas, ditangani Polresta Sidoarjo,” katanya. (far/vga)

 

SIDOARJO – Seorang santri di salah satu pesantren di Desa Putat RT 09/RW 02 Kecamatan Tanggulangin dikabarkan meninggal dunia, Senin (11/10). Meninggalnya santri berinisial MZ, 15, itu tidak wajar. Yakni diduga akibat dikeroyok temannya.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban diduga dikeroyok oleh AB bersama sejumlah santri yang lain. Pengeroyokan itu tak hanya dilakukan kepada MZ, namun juga dilakukan kepada empat santri lainnya. Di antaranya, FV, 15, AN, 14, KS, 15, dan RD, 15.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro masih belum dapat memberikan keterangan resminya. Dia meminta agar awak media menunggu terlebih dahulu terkait dugaan kekerasan tersebut.

“Ya kami mohon waktu dulu. Pokoknya nanti akan kami sampaikan ya,” katanya saat dikonfirmasi awak media, Kamis (14/01).

Kelima korban tersebut dibawa ke RSUD Sidoarjo. Sayangnya nyawa MZ, warga Dinoyo Kota Surabaya tersebut tak bisa tertolong. Sementara empat orang santri lainnya hanya mengalami luka-luka.

Aksi pengeroyokan tersebut diduga dipicu masalah uang, rokok hingga masalah jajan. Diduga ada santri yang nekat mengambil uang milik santri lainnya dan dipakai untuk membeli rokok hingga jajan.

“Saya no comment ya. Sabar dulu ya rekan-rekan media,” kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Oscar Stefanus Setja, saat dikonfirmasi.

Semetara itu, Kapolsek Tanggulangin AKP Ade Masyhur mengatakan jika kasus itu kini ditangani Polresta Sidoarjo. “Iya mas, ditangani Polresta Sidoarjo,” katanya. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/