alexametrics
28 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

Pabrik Sandal di Buduran Terbakar, Api Sulit Dijinakkan

SIDOARJO – PT Ode Cipta Semesta, di Sidomulyo, Kecamatan Buduran terbakar, Kamis (13/1) siang. Kepulan asap membungmbung tinggi di atas pabrik yang memproduksi sandal itu.

Tidak hanya Unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Sidoarjo yang diterjunkan, tetapi PMK dari Kota Surabaya juga sampai dilibatkan untuk menjinakkan si jago merah.

Annisa, salah satu karyawan pabrik menceritakan, peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 13.35.

“Saya di bawah, karyawan teriak ada kebakaran,” ungkapnya.

Titik awal kebakaran diduga dari lantai dua gedung empat lantai tersebut. Sejumlah karyawan sempat berusaha memadamkan api dengan APAR. Namun hasilnya sia-sia.

“Langsung lari semua, awalnya dari lantai dua,” ujar Tini, salah satu karyawan di bagian jahit.

Tak lama berselang, mobil PMK mulai berdatangan. Hingga pukul 16.06, petugas PMK masih berjibaku menjinakkan api. Banyak bahan yang mudah terbakar menyulitkan api untuk dijinakkan. Kepulan asap hitam juga masih nampak menjulang dari pabrik di Jalan Singomenggolo, Buduran itu.

Mobil PMK juga terus lalu lalang. Petugas PMK cukup terbantu karena di sekitar lokasi pabrik ada sungai. Petugas juga nampak mencampur air dengan sejumlah deterjen. Agar membantu mempercepat pemadaman api.

Selain petugas PMK, polisi juga telah datang ke lokasi. “Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Buduran Kompol Samirin. (son/vga)

SIDOARJO – PT Ode Cipta Semesta, di Sidomulyo, Kecamatan Buduran terbakar, Kamis (13/1) siang. Kepulan asap membungmbung tinggi di atas pabrik yang memproduksi sandal itu.

Tidak hanya Unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) Sidoarjo yang diterjunkan, tetapi PMK dari Kota Surabaya juga sampai dilibatkan untuk menjinakkan si jago merah.

Annisa, salah satu karyawan pabrik menceritakan, peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 13.35.

“Saya di bawah, karyawan teriak ada kebakaran,” ungkapnya.

Titik awal kebakaran diduga dari lantai dua gedung empat lantai tersebut. Sejumlah karyawan sempat berusaha memadamkan api dengan APAR. Namun hasilnya sia-sia.

“Langsung lari semua, awalnya dari lantai dua,” ujar Tini, salah satu karyawan di bagian jahit.

Tak lama berselang, mobil PMK mulai berdatangan. Hingga pukul 16.06, petugas PMK masih berjibaku menjinakkan api. Banyak bahan yang mudah terbakar menyulitkan api untuk dijinakkan. Kepulan asap hitam juga masih nampak menjulang dari pabrik di Jalan Singomenggolo, Buduran itu.

Mobil PMK juga terus lalu lalang. Petugas PMK cukup terbantu karena di sekitar lokasi pabrik ada sungai. Petugas juga nampak mencampur air dengan sejumlah deterjen. Agar membantu mempercepat pemadaman api.

Selain petugas PMK, polisi juga telah datang ke lokasi. “Penyebabnya masih dalam penyelidikan,” kata Kapolsek Buduran Kompol Samirin. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/