alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Maling Bersabuk Jimat Tewas Dimassa

SIDOARJO – Ahmad Yaeni, 35, warga Jalan Perintis I RT 03/RW 08 Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru harus dilarikan ke rumah sakit usai dibacok maling motor. Peristiwa terjadi Sabtu (10/7) dini hari. Saat itu, korban baru saja menutup toko service komputer di Jalan Perintis Desa Tambak Rejo Waru. Saat itu, korban melihat dua lelaki yang mencurigakan di depan kos korban.

Satu orang nampak menunggu di atas motor. Sementara satu orang lainnya terlihat berpura-pura menelpon seseorang. Karena curiga, korban keluar menuju warkop sembari memantau motor Honda Scoopy nopol W 2907 PH miliknya.

“Karena korban curiga ada dua orang yang tak biasa ada di sekitar lokasi, maka korban terus mengawasi motornya,” kata Kanit Reskrim Polsek Waru Iptu Amman.

Tak lama, kecurigaan korban pun terbukti. Seorang pelaku mengambil motor warna hitam itu dalam kondisi mesin sudah menyala. Tak ingin kecolongan, korban mendekati pelaku dan berteriak maling. Sontak teriakan korban didengar warga sekitar.

“Korban sempat disabet celurit pelaku hingga luka pada bagian lengan kiri,” terangnya.

Korban dibantu warga kemudian menangkap pelaku beserta barang buktinya. Warga yang geram kemudian menghajar pelaku hingga pelaku terkapar. Tak lama anggota Reskrim Polsek Waru tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan warga.

Sayang, salah satu pelaku yang tak diketahui identitasnya itu pun tewas saat dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara. “Pelaku tewas saat dibawa ke rumah sakit,” ujar Amman.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Selain motor korban, polisi juga mengamankan satu unit motor Honda Beat nopol M 3724 HH milik pelaku. Selain itu satu buah senjata tajam jenis celurit dan satu buah kunci leter T warna hitam.

“Kami juga mengamankan sabuk (jimat) warna cokelat,” ujarnya. (far/vga)

SIDOARJO – Ahmad Yaeni, 35, warga Jalan Perintis I RT 03/RW 08 Desa Tambak Rejo, Kecamatan Waru harus dilarikan ke rumah sakit usai dibacok maling motor. Peristiwa terjadi Sabtu (10/7) dini hari. Saat itu, korban baru saja menutup toko service komputer di Jalan Perintis Desa Tambak Rejo Waru. Saat itu, korban melihat dua lelaki yang mencurigakan di depan kos korban.

Satu orang nampak menunggu di atas motor. Sementara satu orang lainnya terlihat berpura-pura menelpon seseorang. Karena curiga, korban keluar menuju warkop sembari memantau motor Honda Scoopy nopol W 2907 PH miliknya.

“Karena korban curiga ada dua orang yang tak biasa ada di sekitar lokasi, maka korban terus mengawasi motornya,” kata Kanit Reskrim Polsek Waru Iptu Amman.

Tak lama, kecurigaan korban pun terbukti. Seorang pelaku mengambil motor warna hitam itu dalam kondisi mesin sudah menyala. Tak ingin kecolongan, korban mendekati pelaku dan berteriak maling. Sontak teriakan korban didengar warga sekitar.

“Korban sempat disabet celurit pelaku hingga luka pada bagian lengan kiri,” terangnya.

Korban dibantu warga kemudian menangkap pelaku beserta barang buktinya. Warga yang geram kemudian menghajar pelaku hingga pelaku terkapar. Tak lama anggota Reskrim Polsek Waru tiba di lokasi dan mengamankan pelaku dari amukan warga.

Sayang, salah satu pelaku yang tak diketahui identitasnya itu pun tewas saat dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara. “Pelaku tewas saat dibawa ke rumah sakit,” ujar Amman.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Selain motor korban, polisi juga mengamankan satu unit motor Honda Beat nopol M 3724 HH milik pelaku. Selain itu satu buah senjata tajam jenis celurit dan satu buah kunci leter T warna hitam.

“Kami juga mengamankan sabuk (jimat) warna cokelat,” ujarnya. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/