alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Ambil Ranjau SS, Disuruh Orang Dalam Lapas

SIDOARJO – Rifki Zakaria Maulana, 28, dan Kwee Yong Cun, 31, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sidoarjo. Dua warga Sidoarjo itu diadili lantaran tertangkap polisi ketika hendak pesta sabu-sabu (SS)

Di persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lesya Agastya mengadirkan saksi polisi yang meringkus kedua terdakwa. Saksi menceritakan, kedua terdakwa ditangkap saat berada di taman bermain Perumahan Citra Harmoni, Taman, pada 10 September 2021 lalu.

Saat itu, terdakwa Rifki sedang mengambil poket SS yang diranjau di taman bermain itu.

“SS disimpan dalam bungkus rokok beratnya 0,53 gram,” katanya.

Dalam kejadian itu, Rifki datang berboncengan dengan Kwee Yong Cun. Rencananya SS tersebut akan dikonsumsi bersama.

Sementara itu, di hadapan Ketua Majelis Hakim Afandi Widarijanto, Rifki mengaku jika ia mengambil SS itu atas ajakan Kwee Yong Cun. Mereka menerima perintah dari seseorang yang ada di dalam Lapas Madiun. “Baru pertama mengambil ranjau sama Kwee Yong Cun,” katanya.

Sedangkan Kwee Yong Cun mengaku jika kenal Ajis, orang di dalam Lapas Madiun sejak SMA. “Saya tahu itu narkotika,” ucapnya.

Ia juga mengaku jika barang terlarang itu bakal dikonsumsi sendiri. “Untuk menambah stamina kerja,” ucap pekerja bengkel itu. (son/vga)

SIDOARJO – Rifki Zakaria Maulana, 28, dan Kwee Yong Cun, 31, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Sidoarjo. Dua warga Sidoarjo itu diadili lantaran tertangkap polisi ketika hendak pesta sabu-sabu (SS)

Di persidangan itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lesya Agastya mengadirkan saksi polisi yang meringkus kedua terdakwa. Saksi menceritakan, kedua terdakwa ditangkap saat berada di taman bermain Perumahan Citra Harmoni, Taman, pada 10 September 2021 lalu.

Saat itu, terdakwa Rifki sedang mengambil poket SS yang diranjau di taman bermain itu.

“SS disimpan dalam bungkus rokok beratnya 0,53 gram,” katanya.

Dalam kejadian itu, Rifki datang berboncengan dengan Kwee Yong Cun. Rencananya SS tersebut akan dikonsumsi bersama.

Sementara itu, di hadapan Ketua Majelis Hakim Afandi Widarijanto, Rifki mengaku jika ia mengambil SS itu atas ajakan Kwee Yong Cun. Mereka menerima perintah dari seseorang yang ada di dalam Lapas Madiun. “Baru pertama mengambil ranjau sama Kwee Yong Cun,” katanya.

Sedangkan Kwee Yong Cun mengaku jika kenal Ajis, orang di dalam Lapas Madiun sejak SMA. “Saya tahu itu narkotika,” ucapnya.

Ia juga mengaku jika barang terlarang itu bakal dikonsumsi sendiri. “Untuk menambah stamina kerja,” ucap pekerja bengkel itu. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/