alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo hingga saat ini masih belum menetapkan tersangka terkait dengan penyiraman air keras terhadap 16 remaja dan pengerusakan di CV Mentari, Rabu (9/12) dinihari. Sebab, penyidikan hingga saat ini masih berlangsung.

Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Sejauh ini, pihak korban penyiraman yang sudah melapor atas kejadian pukul 01.30 itu.

“Belum ada tersangka, saat ini kasus itu masih ditangani Unit Pidum Polresta Sidoarjo,” kata Yuwono saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo, Kamis (10/12) siang.

Yuwono mengatakan, pihaknya meminta waktu untuk melakukan penyelidikan atas kasus yang menyebabkan sejumlah remaja mengalami luka bakar. Sehingga nantinya dapat diungkap. Sejumlah saksi-saksi juga masih dimintai keterangan.

“Kami masih terus menggali keterangan, mohon waktu sebab proses penyelidikan masih berjalan,” ujarnya.

Sebelumnya sejumlah remaja yang sedang mengikuti lomba sepeda pancal terkena air keras, di Jalan Raya Trunojoyo Taman. Hal itu diduga dilakukan oleh sejumlah karyawan CV. Mentari yang tak terima karena kegiatan itu mengganggu istirahat karyawan.

Akibatnya sejumlah fasilitas seperti pagar dan motor di CV. Mentari rusak warga. Hal itu setelah warga tak terima anaknya menjadi terluka akibat penyiraman air keras. Sekitar 16 remaja dilarikan ke RSU Siti Khotijah Taman untuk menjalani perawatan. (far/opi)

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo hingga saat ini masih belum menetapkan tersangka terkait dengan penyiraman air keras terhadap 16 remaja dan pengerusakan di CV Mentari, Rabu (9/12) dinihari. Sebab, penyidikan hingga saat ini masih berlangsung.

Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Imam Yuwono mengatakan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Sejauh ini, pihak korban penyiraman yang sudah melapor atas kejadian pukul 01.30 itu.

“Belum ada tersangka, saat ini kasus itu masih ditangani Unit Pidum Polresta Sidoarjo,” kata Yuwono saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo, Kamis (10/12) siang.

Yuwono mengatakan, pihaknya meminta waktu untuk melakukan penyelidikan atas kasus yang menyebabkan sejumlah remaja mengalami luka bakar. Sehingga nantinya dapat diungkap. Sejumlah saksi-saksi juga masih dimintai keterangan.

“Kami masih terus menggali keterangan, mohon waktu sebab proses penyelidikan masih berjalan,” ujarnya.

Sebelumnya sejumlah remaja yang sedang mengikuti lomba sepeda pancal terkena air keras, di Jalan Raya Trunojoyo Taman. Hal itu diduga dilakukan oleh sejumlah karyawan CV. Mentari yang tak terima karena kegiatan itu mengganggu istirahat karyawan.

Akibatnya sejumlah fasilitas seperti pagar dan motor di CV. Mentari rusak warga. Hal itu setelah warga tak terima anaknya menjadi terluka akibat penyiraman air keras. Sekitar 16 remaja dilarikan ke RSU Siti Khotijah Taman untuk menjalani perawatan. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/