alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Lahan Kosong Terbakar, Api Nyaris Sambar Rumah Warga

SIDOARJO – Kebakaran lahan kosong terjadi di Jalan Raya Waru No 55, Kecamatan Waru, Minggu (10/10) siang. Kebakaran tersebut bahkan nyaris merembet ke pemukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, kebakaran itu baru diketahui sekitar pukul 12.00. Saat itu, api terlihat sudah membakar ilalang di lahan seluas 90 meter persegi tersebut.

Beruntung kejadian itu diketahui warga dan langsung menghubungi Unit Pemadam Kebakaran Posko Waru. Sedikitnya ada dua Unit Mobil Pemadam Kebakaran dari Posko Waru yang tiba di lokasi kejadian.

“Yang kebakaran ilalang, tapi hampir merembet ke gudang dan juga rumah warga,” kata Handoko, warga sekitar.

Meski begitu, data yang berhasil dihimpun Pusdalops BPBD Sidoarjo, dari 900 meter luas area kebakaran, luas area yang terbakar hanya 100 meter persegi. Sisanya 800 meter persegi berhasil diselamatkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto meminta agar warga tak sembarangan membakar sampah. Sebab cuaca di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya dalam kondisi sangat cerah dan cenderung panas.

“Karena Sidoarjo dan Surabaya akan menghadapi fenomena Kulminasi yang akan berlangsung pada 12 Oktober nanti,” kata Teguh, Minggua (10/10).

Kulminasi terjadi karena posisi matahari berada di posisi paling tinggi di langit. Tak hanya itu, pada puncaknya nanti, bayangan benda bakal tak terlihat alias menghilang. Di Sidoarjo sendiri akan terjadi pada pukul 11.15.38 pada 12 Oktober nanti.

“Itu Kulminasi utama. Karena nanti posisi matahari tepat berada di atas titik Zenit atau di atas kepala pengamat sehingga bayangan tak terlihat,” ujarnya. (far/nis)

SIDOARJO – Kebakaran lahan kosong terjadi di Jalan Raya Waru No 55, Kecamatan Waru, Minggu (10/10) siang. Kebakaran tersebut bahkan nyaris merembet ke pemukiman warga di sekitar lokasi kejadian.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, kebakaran itu baru diketahui sekitar pukul 12.00. Saat itu, api terlihat sudah membakar ilalang di lahan seluas 90 meter persegi tersebut.

Beruntung kejadian itu diketahui warga dan langsung menghubungi Unit Pemadam Kebakaran Posko Waru. Sedikitnya ada dua Unit Mobil Pemadam Kebakaran dari Posko Waru yang tiba di lokasi kejadian.

“Yang kebakaran ilalang, tapi hampir merembet ke gudang dan juga rumah warga,” kata Handoko, warga sekitar.

Meski begitu, data yang berhasil dihimpun Pusdalops BPBD Sidoarjo, dari 900 meter luas area kebakaran, luas area yang terbakar hanya 100 meter persegi. Sisanya 800 meter persegi berhasil diselamatkan. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.00.

Sementara itu, Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda Teguh Tri Susanto meminta agar warga tak sembarangan membakar sampah. Sebab cuaca di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya dalam kondisi sangat cerah dan cenderung panas.

“Karena Sidoarjo dan Surabaya akan menghadapi fenomena Kulminasi yang akan berlangsung pada 12 Oktober nanti,” kata Teguh, Minggua (10/10).

Kulminasi terjadi karena posisi matahari berada di posisi paling tinggi di langit. Tak hanya itu, pada puncaknya nanti, bayangan benda bakal tak terlihat alias menghilang. Di Sidoarjo sendiri akan terjadi pada pukul 11.15.38 pada 12 Oktober nanti.

“Itu Kulminasi utama. Karena nanti posisi matahari tepat berada di atas titik Zenit atau di atas kepala pengamat sehingga bayangan tak terlihat,” ujarnya. (far/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/