alexametrics
31 C
Sidoarjo
Wednesday, 18 May 2022

Tak Kuat Menanjak, Truk Muatan Besi Tabrak Pembatas Jalan

SIDOARJO – Truk trailer nopol N 9147 UC mengalami rusak berat usai terlibat laka tunggal di Jalan Raya Arteri Porong, Rabu (10/6) siang. Akibat kejadian itu, jalur yang menghubungkan Porong-Gempol itu mengalami kemacetan panjang.

Kejadian bermula saat truk yang dikemudikan Nurul Huda, 42, warga Desa Randu Padangan, Menganti, Kabupaten Gresik tersebut berjalan dari utara Margomulyo Kota Surabaya hendak menuju ke Ngoro Mojokerto.

Usai keluar dari pintu Tol Porong, truk yang memuat besi itu pun melintasi Jalan Arteri Porong. Namun, saat melintasi tanjakan di atas jembatan di lokasi kejadian, truk itu pun tak kuat untuk menanjak. Truk diduga tidak kuat melaju akibat muatan besi yang berat.

BERAT: Muatan besi membuat truk tak kuat menanjak. Evakuasi pun harus melibatkan alat berat. (IST)

“Jadi saat itu, saya berusaha menahan kemudi setir, namun apa daya bagian depan truk sudah terangkat terlebih dahulu hingga menabrak pembatas jembatan samping sisi kanan,” kata pengemudi truk, Nurul Huda.

Akibat kejadian itu, bodi depan truk pun ringsek. Sejumlah muatan besi juga nampak jatuh ke sisi kanan. Beruntung tak sampai melibatkan kendaraan lain. Selain itu juga tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja sempat terjadi kemacetan.

Kanit Lantas Polsek Porong Iptu Soeji Raharjo menuturkan jika kecelakaan itu diduga akibat kelebihan muatan truk. Bahkan untuk mengevakuasi muatan truk tersebut masih membutuhkan alat berat dan sebuah kendaraan lainnya.

“Sedangkan untuk mengurai kemacetan panjang di lokasi kejadian, kami alihkan kendaraan ke arah timur Jalan Bhayangkari,” jelas Soedji. (far/opi)

SIDOARJO – Truk trailer nopol N 9147 UC mengalami rusak berat usai terlibat laka tunggal di Jalan Raya Arteri Porong, Rabu (10/6) siang. Akibat kejadian itu, jalur yang menghubungkan Porong-Gempol itu mengalami kemacetan panjang.

Kejadian bermula saat truk yang dikemudikan Nurul Huda, 42, warga Desa Randu Padangan, Menganti, Kabupaten Gresik tersebut berjalan dari utara Margomulyo Kota Surabaya hendak menuju ke Ngoro Mojokerto.

Usai keluar dari pintu Tol Porong, truk yang memuat besi itu pun melintasi Jalan Arteri Porong. Namun, saat melintasi tanjakan di atas jembatan di lokasi kejadian, truk itu pun tak kuat untuk menanjak. Truk diduga tidak kuat melaju akibat muatan besi yang berat.

BERAT: Muatan besi membuat truk tak kuat menanjak. Evakuasi pun harus melibatkan alat berat. (IST)

“Jadi saat itu, saya berusaha menahan kemudi setir, namun apa daya bagian depan truk sudah terangkat terlebih dahulu hingga menabrak pembatas jembatan samping sisi kanan,” kata pengemudi truk, Nurul Huda.

Akibat kejadian itu, bodi depan truk pun ringsek. Sejumlah muatan besi juga nampak jatuh ke sisi kanan. Beruntung tak sampai melibatkan kendaraan lain. Selain itu juga tak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Hanya saja sempat terjadi kemacetan.

Kanit Lantas Polsek Porong Iptu Soeji Raharjo menuturkan jika kecelakaan itu diduga akibat kelebihan muatan truk. Bahkan untuk mengevakuasi muatan truk tersebut masih membutuhkan alat berat dan sebuah kendaraan lainnya.

“Sedangkan untuk mengurai kemacetan panjang di lokasi kejadian, kami alihkan kendaraan ke arah timur Jalan Bhayangkari,” jelas Soedji. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/