alexametrics
28 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Dituntut Penjara Seumur Hidup, Pembunuh Kakak Adik Minta Dihukum Ringan

SIDOARJO – Heru Erwanto, pembunuh kakak adik di Dusun Wedoro Sukun RT 01/RW 03, Desa Wedoro, Kecamatan Waru dituntut penjara seumur hidup pekan lalu. Menanggapi hal tersebut, Penasihat Hukum (PH) terdakwa keberatan dengan tuntutan yang dilontarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang di hadapan Ketua Majelis Hakim Afandi Widarijanto di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (10/2), PH terdakwa, Aski menyampaikan pembelaan.

“Tuntutan terlalu tinggi dan berat,” katanya.

Menurut Aski, ada beberapa pertimbangan agar terdakwa yang masih berusia 25 tahun itu nantinya dapat divonis lebih ringan dari tuntutan. Di antaranya, kejadian pembunuhan itu dipancing karena faktor sakit hati atas sikap korban dan keluarga korban.

Lalu, selama dalam persidangan terdakwa juga bersikap sopan. “Ia juga mengakui terus terang perbuatannya,” sambungnya.

Menanggapi pledoi itu, JPU Andik Susanto memilih untuk tetap pada tuntutan sebelumnya. Di mana, dalam sidang sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara seumur hidup.

Kini keputusan sudah berada di tangan majelis hakim. Pekan depan persidangan bakal dilanjutkan dengan pembancaan vonis dari majelis hakim.

Seperti diketahui, terdakwa telah membunuh dua orang di Waru pada awal September 2021 lalu. Korbanya kakak adik, Dira Fani Anjani, 20, dan DA, 13. Mereka ditemukan tewas di dalam sumur rumahnya. (son/vga)

SIDOARJO – Heru Erwanto, pembunuh kakak adik di Dusun Wedoro Sukun RT 01/RW 03, Desa Wedoro, Kecamatan Waru dituntut penjara seumur hidup pekan lalu. Menanggapi hal tersebut, Penasihat Hukum (PH) terdakwa keberatan dengan tuntutan yang dilontarkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dalam sidang di hadapan Ketua Majelis Hakim Afandi Widarijanto di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Kamis (10/2), PH terdakwa, Aski menyampaikan pembelaan.

“Tuntutan terlalu tinggi dan berat,” katanya.

Menurut Aski, ada beberapa pertimbangan agar terdakwa yang masih berusia 25 tahun itu nantinya dapat divonis lebih ringan dari tuntutan. Di antaranya, kejadian pembunuhan itu dipancing karena faktor sakit hati atas sikap korban dan keluarga korban.

Lalu, selama dalam persidangan terdakwa juga bersikap sopan. “Ia juga mengakui terus terang perbuatannya,” sambungnya.

Menanggapi pledoi itu, JPU Andik Susanto memilih untuk tetap pada tuntutan sebelumnya. Di mana, dalam sidang sebelumnya JPU menuntut terdakwa dengan hukuman pidana penjara seumur hidup.

Kini keputusan sudah berada di tangan majelis hakim. Pekan depan persidangan bakal dilanjutkan dengan pembancaan vonis dari majelis hakim.

Seperti diketahui, terdakwa telah membunuh dua orang di Waru pada awal September 2021 lalu. Korbanya kakak adik, Dira Fani Anjani, 20, dan DA, 13. Mereka ditemukan tewas di dalam sumur rumahnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/