alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

SDN Wonomlati Diobok-obok Maling

SIDOARJO – SDN Wonomlati, Krembung disatroni kawanan maling selama dua hari berturut-turut. Yaitu mulai Senin (8/2) dan Selasa (9/2). Akibatnya sejumlah barang elektronik milik sekolah tersebut lenyap.

Kepala SDN Wonomlati M Nadir mengatakan, pencurian pada Senin lalu itu membuat sejumlah barang hilang. Seperti satu TV 32 inch, satu buah kompor gas, satu buah layar komputer dan satu buah tabung elpiji beserta regulatornya.

“Pencuri masuk melalui jendela, karena jendela tiba-tiba terbuka dan tidak ada teralisnya,” katanya, Selasa (9/2).

Sialnya, kawanan maling kembali menyatroni sekolah itu, keesokan harinya. Barang yang hilang yakni TV tabung dan sound system. Namun uniknya, pencuri hanya mengambil bagian speakernya saja di sound system itu.

Nadir yang menjabat sebagai kepala sekolah pada Januari 2021 itu mengatakan, sebelum dirinya menjabat, sekolah tersebut juga pernah disatroni maling sebanyak dua kali. Namun pada peristiwa kali ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 6 juta.

“Kalau kami lihat secara geografis, posisi sekolah memang dekat dengan jalan raya, sementara pada bagian belakang ada semak belukar, sehingga sangat rentan,” ujarnya.

Pihaknya akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Krembung. Nadir menegaskan, peristiwa pencurian tersebut diketahui oleh satpam sekolah, Sujatmiko. Saat itu, dia datang untuk membersihkan seluruh ruangan.

“Tapi tiba-tiba melihat dua jendela belakang terbuka. Kemungkinan aksinya dilakukan saat malam hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Krembung AKP Purwanto membenarkan terkait adanya laporan pencurian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. “Sudah ada laporan dan masih lidik,” katanya. (far/nis)

SIDOARJO – SDN Wonomlati, Krembung disatroni kawanan maling selama dua hari berturut-turut. Yaitu mulai Senin (8/2) dan Selasa (9/2). Akibatnya sejumlah barang elektronik milik sekolah tersebut lenyap.

Kepala SDN Wonomlati M Nadir mengatakan, pencurian pada Senin lalu itu membuat sejumlah barang hilang. Seperti satu TV 32 inch, satu buah kompor gas, satu buah layar komputer dan satu buah tabung elpiji beserta regulatornya.

“Pencuri masuk melalui jendela, karena jendela tiba-tiba terbuka dan tidak ada teralisnya,” katanya, Selasa (9/2).

Sialnya, kawanan maling kembali menyatroni sekolah itu, keesokan harinya. Barang yang hilang yakni TV tabung dan sound system. Namun uniknya, pencuri hanya mengambil bagian speakernya saja di sound system itu.

Nadir yang menjabat sebagai kepala sekolah pada Januari 2021 itu mengatakan, sebelum dirinya menjabat, sekolah tersebut juga pernah disatroni maling sebanyak dua kali. Namun pada peristiwa kali ini, kerugian materil ditaksir mencapai Rp 6 juta.

“Kalau kami lihat secara geografis, posisi sekolah memang dekat dengan jalan raya, sementara pada bagian belakang ada semak belukar, sehingga sangat rentan,” ujarnya.

Pihaknya akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Krembung. Nadir menegaskan, peristiwa pencurian tersebut diketahui oleh satpam sekolah, Sujatmiko. Saat itu, dia datang untuk membersihkan seluruh ruangan.

“Tapi tiba-tiba melihat dua jendela belakang terbuka. Kemungkinan aksinya dilakukan saat malam hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolsek Krembung AKP Purwanto membenarkan terkait adanya laporan pencurian tersebut. Pihaknya masih melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. “Sudah ada laporan dan masih lidik,” katanya. (far/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/