alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Polresta Sidoarjo Musnahkan Knalpot Racing Hasil Balap Liar

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo memberikan peringatan keras kepada pembalap liar di Sidoarjo. Senin (8/11), sejumlah knalpot tidak standar hasil penggerebekan balap liar di Arteri Porong dimusnahkan.

Langkah tegas itu tujuannya untuk memberikan efek jera kepada anak muda yang tidak tertib dalam berlalu lintas. Knalpot yang sudah dipotong dengan gergaji mesin itu tidak bisa digunakan lagi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, ada ratusan motor yang diamankan petugas dalam pembubaran balap liar di Arteri Porong pada, Minggu (7/11) dini hari itu. Polisi juga telah memilah-milah beberapa onderdil yang tidak standar untuk dimusnahkan. Salah satunya adalah knalpot racing.

“Ada satu barang bukti kendaraan roda empat juga. Itu jadi sarana pengangkut motor dari luar Sidoarjo,” imbuhnya.

Kusumo menambahkan, ratusan barang bukti motor itu tetap bisa diambil pemiliknya. Tetapi, ada sejumlah persyaratan yang harus disiapkan pemilik motor.

Misalnya dari pembayaran tilang, membawa onderdil motor standar untuk mengganti onderdil yang tidak standar, hingga surat pernyataan dari desa atau tokoh masyarakat.

“Pernyataan dari pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya,” imbuh Kusumo.

Menurutnya, pembalap liar di Sidoarjo bukan hanya pemain lokal atau warga Sidoarjo saja. Tetapi juga ada dari luar daerah. Hal itu terlihat dari barang bukti kendaraan roda empat bernopol luar daerah yang berhasil diamankan polisi.

Polresta Sidoarjo juga akan terus menggencarkan operasi balap liar. Utamanya saat malam hari. “Harapannya orang tua juga mengawasi anaknya. Jangan dibiarkan mengikuti kegiatan yang tidak jelas tujuannya,” imbuh Kusumo

Sementara itu, Edy orang tua dari NMS, pelajar asal Pasuruan yang motornya ikut terazia mengungkapkan, ia sepakat jika anaknya diberi peringatan keras jika bersalah ikut balap liar. “Betul pak, saya malah berterima kasih. Anak pelu diberi pelajaran,” ucapnya. (son/vga)

SIDOARJO – Polresta Sidoarjo memberikan peringatan keras kepada pembalap liar di Sidoarjo. Senin (8/11), sejumlah knalpot tidak standar hasil penggerebekan balap liar di Arteri Porong dimusnahkan.

Langkah tegas itu tujuannya untuk memberikan efek jera kepada anak muda yang tidak tertib dalam berlalu lintas. Knalpot yang sudah dipotong dengan gergaji mesin itu tidak bisa digunakan lagi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menerangkan, ada ratusan motor yang diamankan petugas dalam pembubaran balap liar di Arteri Porong pada, Minggu (7/11) dini hari itu. Polisi juga telah memilah-milah beberapa onderdil yang tidak standar untuk dimusnahkan. Salah satunya adalah knalpot racing.

“Ada satu barang bukti kendaraan roda empat juga. Itu jadi sarana pengangkut motor dari luar Sidoarjo,” imbuhnya.

Kusumo menambahkan, ratusan barang bukti motor itu tetap bisa diambil pemiliknya. Tetapi, ada sejumlah persyaratan yang harus disiapkan pemilik motor.

Misalnya dari pembayaran tilang, membawa onderdil motor standar untuk mengganti onderdil yang tidak standar, hingga surat pernyataan dari desa atau tokoh masyarakat.

“Pernyataan dari pelaku untuk tidak mengulangi perbuatannya,” imbuh Kusumo.

Menurutnya, pembalap liar di Sidoarjo bukan hanya pemain lokal atau warga Sidoarjo saja. Tetapi juga ada dari luar daerah. Hal itu terlihat dari barang bukti kendaraan roda empat bernopol luar daerah yang berhasil diamankan polisi.

Polresta Sidoarjo juga akan terus menggencarkan operasi balap liar. Utamanya saat malam hari. “Harapannya orang tua juga mengawasi anaknya. Jangan dibiarkan mengikuti kegiatan yang tidak jelas tujuannya,” imbuh Kusumo

Sementara itu, Edy orang tua dari NMS, pelajar asal Pasuruan yang motornya ikut terazia mengungkapkan, ia sepakat jika anaknya diberi peringatan keras jika bersalah ikut balap liar. “Betul pak, saya malah berterima kasih. Anak pelu diberi pelajaran,” ucapnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/