alexametrics
29 C
Sidoarjo
Sunday, 29 May 2022

Ngaku Dokter, Minta Foto Telanjang Korban Lalu Diperas

SIDOARJO – MK, 25, warga Desa Pacuh RT 09/RW 04 Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik benar-benar keji. Dia nekat memeras seorang wanita dan mengancam menyebar foto telanjang korban. Akibatnya dia dibekuk Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP. Muh. Wahyudin Latif mengatakan, pelaku nekat memeras LM, 27, warga Buduran Sidoarjo. Pelaku berkenalan dengan korban melalui Facebook. Perkenalan itu dimulai dari tahun lalu.

“Kemudian tidak berhubungan kembali sampai seminggu sebelum kejadian,” kata dia.

Sebelum kejadian, pelaku menguhuhungi korban melalui Facebook. Kemudian pelaku bertukar nomor WhastApp. Pelaku yang saat itu mengaku sebagai dokter itu menyanggupi untuk memberikan uang kepada korban. Tak hanya itu, pelaku berjanji menikahi korban.

Iming-iming pelaku itu rupanya berhasil membuat korban menuruti kemauan pelaku MK. Sebelum bertemu pelaku, MK kemudian meminta korban mengirimkan foto telanjang korban. Korban pun menuruti kemauan pelaku tersebut.

“Korban sendiri sudah berkeluarga, lalu pelaku dan korban bertemu di salah satu hotel di Sidoarjo,” ujarnya.

Keduanya kemudian mencari hotel lain untuk check in. Namun saat pindah hotel, rupanya tidak cocok dan kembali lagi ke hotel semula di kawasan A. Yani. Keduanya lalu check in di hotel tersebut selama sekitar satu jam dan sempat melakukan hubungan intim.

Namun setelah bertemu untuk pertama kalinya akhirnya korban merasa takut. Saat itu korban takut diketahui suaminya dan memutuskan untuk mengakhiri huhungan dengan pelaku. Namun sayangnya pelaku tak mau mengakhiri huhungan tersebut.

“Pelaku mengancam korban untuk menyebarkan foto telanjang korban ke teman-teman korban,” bebernya.

Bahkan pelaku telah mengirimkan foto telanjang tersebut kepada salah satu teman korban. Saat itu, pelaku meminta korban uang Rp 7.5 juta. Tujuannya supaya foto tersebut tidak disebarkan kembali. Korban pun mengubungi pelaku jika hanya punya uang Rp 2 juta.

Kamudian saat korban menyerahkan uang tersebut di pom Jenggolo, Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung menangkap pelaku yg memeras korban. Pelaku dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 45 ayal (1) Jo Pasal 27 ayat (1) dan atau Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) UURI No.19 Tahun 2016 Perubahan atas UURI No 11 Th.2008 tentang ITE atau Pasal 368 KUHP,” jelasnya. (far/opi)

SIDOARJO – MK, 25, warga Desa Pacuh RT 09/RW 04 Kecamatan Balongpanggang Kabupaten Gresik benar-benar keji. Dia nekat memeras seorang wanita dan mengancam menyebar foto telanjang korban. Akibatnya dia dibekuk Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP. Muh. Wahyudin Latif mengatakan, pelaku nekat memeras LM, 27, warga Buduran Sidoarjo. Pelaku berkenalan dengan korban melalui Facebook. Perkenalan itu dimulai dari tahun lalu.

“Kemudian tidak berhubungan kembali sampai seminggu sebelum kejadian,” kata dia.

Sebelum kejadian, pelaku menguhuhungi korban melalui Facebook. Kemudian pelaku bertukar nomor WhastApp. Pelaku yang saat itu mengaku sebagai dokter itu menyanggupi untuk memberikan uang kepada korban. Tak hanya itu, pelaku berjanji menikahi korban.

Iming-iming pelaku itu rupanya berhasil membuat korban menuruti kemauan pelaku MK. Sebelum bertemu pelaku, MK kemudian meminta korban mengirimkan foto telanjang korban. Korban pun menuruti kemauan pelaku tersebut.

“Korban sendiri sudah berkeluarga, lalu pelaku dan korban bertemu di salah satu hotel di Sidoarjo,” ujarnya.

Keduanya kemudian mencari hotel lain untuk check in. Namun saat pindah hotel, rupanya tidak cocok dan kembali lagi ke hotel semula di kawasan A. Yani. Keduanya lalu check in di hotel tersebut selama sekitar satu jam dan sempat melakukan hubungan intim.

Namun setelah bertemu untuk pertama kalinya akhirnya korban merasa takut. Saat itu korban takut diketahui suaminya dan memutuskan untuk mengakhiri huhungan dengan pelaku. Namun sayangnya pelaku tak mau mengakhiri huhungan tersebut.

“Pelaku mengancam korban untuk menyebarkan foto telanjang korban ke teman-teman korban,” bebernya.

Bahkan pelaku telah mengirimkan foto telanjang tersebut kepada salah satu teman korban. Saat itu, pelaku meminta korban uang Rp 7.5 juta. Tujuannya supaya foto tersebut tidak disebarkan kembali. Korban pun mengubungi pelaku jika hanya punya uang Rp 2 juta.

Kamudian saat korban menyerahkan uang tersebut di pom Jenggolo, Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo langsung menangkap pelaku yg memeras korban. Pelaku dibawa ke Polresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Pelaku kami jerat dengan Pasal 45 ayal (1) Jo Pasal 27 ayat (1) dan atau Pasal 45 ayat (4) Jo Pasal 27 ayat (4) UURI No.19 Tahun 2016 Perubahan atas UURI No 11 Th.2008 tentang ITE atau Pasal 368 KUHP,” jelasnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/