alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Pulang Belanja, Motor Dirampas, Diduga Oleh Debt Collector

SIDOARJO – Motor Vario nopol S 2729 IH milik pasutri Edi dan Iin Yuliana tiba-tiba dirampas orang tak dikenal. Selain dirampas, barang berharga yang ada di motor dan HP milik Edi dirusak oleh sekelompok pria yang diduga dept collector tersebut.

Peristiwa itu terjadi, Jumat (28/4) sore. Semula korban bersama anaknya yang masih berusia 4 tahun dari Waru pergi ke Sidoarjo. Tujuannya untuk berbelanja kebutuhan lebaran dan membelikan baju serta sandal anaknya.

Sekitar pukul 16.00 korban pulang. Namun saat dalam perjalanan atau di depan alun-alun, korban merasa dibuntuti empat orang lelaki. “Jadi empat orang itu ada yang pakai motor Vario dan ada juga yang pakai motor Beat,” kata Iin.

Namun karena korban merasa tak punya masalah, perjalanan kemudian terus dilanjutkan. Namun saat sampai di utara fly over Buduran, laju kendaraan korban dipotong oleh salah seorang pelaku. Saat itu, korban diminta mengikuti para pelaku ke kantornya.

Korban dipaksa untuk ikut pelaku menuju kantornya yang berada di Jalan Dipenegoro. Saat tiba di kantor tersebut, motor korban dipaksa dirampas. Sontak korban pun berusaha mempertahankan motornya tersebut.

“Dept collector tersebut langsung merampas motor saat sampai di ruko itu,” ujar Iin.

Iin berusaha mempertahakan motornya dengan duduk di atas motor. Sementara suaminya Edi turun untuk merekam aksi perampasan tersebut. Bahkan anaknya nampak menangis saat ibunya diseret bersama motornya di depan ruko.

Selain itu, barang berharga korban yang ada di dalam motor tak dikembalikan. Bahkan HP suami korban, Edi, juga dirusak pelaku yang tak terima aksinya direkam korban. Korban pun akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polresta Sidoarjo.

“Laporannya sudah masuk dan dalam penyelidikan petugas,” kata Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono. (far/opi)

 

SIDOARJO – Motor Vario nopol S 2729 IH milik pasutri Edi dan Iin Yuliana tiba-tiba dirampas orang tak dikenal. Selain dirampas, barang berharga yang ada di motor dan HP milik Edi dirusak oleh sekelompok pria yang diduga dept collector tersebut.

Peristiwa itu terjadi, Jumat (28/4) sore. Semula korban bersama anaknya yang masih berusia 4 tahun dari Waru pergi ke Sidoarjo. Tujuannya untuk berbelanja kebutuhan lebaran dan membelikan baju serta sandal anaknya.

Sekitar pukul 16.00 korban pulang. Namun saat dalam perjalanan atau di depan alun-alun, korban merasa dibuntuti empat orang lelaki. “Jadi empat orang itu ada yang pakai motor Vario dan ada juga yang pakai motor Beat,” kata Iin.

Namun karena korban merasa tak punya masalah, perjalanan kemudian terus dilanjutkan. Namun saat sampai di utara fly over Buduran, laju kendaraan korban dipotong oleh salah seorang pelaku. Saat itu, korban diminta mengikuti para pelaku ke kantornya.

Korban dipaksa untuk ikut pelaku menuju kantornya yang berada di Jalan Dipenegoro. Saat tiba di kantor tersebut, motor korban dipaksa dirampas. Sontak korban pun berusaha mempertahankan motornya tersebut.

“Dept collector tersebut langsung merampas motor saat sampai di ruko itu,” ujar Iin.

Iin berusaha mempertahakan motornya dengan duduk di atas motor. Sementara suaminya Edi turun untuk merekam aksi perampasan tersebut. Bahkan anaknya nampak menangis saat ibunya diseret bersama motornya di depan ruko.

Selain itu, barang berharga korban yang ada di dalam motor tak dikembalikan. Bahkan HP suami korban, Edi, juga dirusak pelaku yang tak terima aksinya direkam korban. Korban pun akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polresta Sidoarjo.

“Laporannya sudah masuk dan dalam penyelidikan petugas,” kata Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi Handono. (far/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/