alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Lupa Matikan Kompor, Warung Bakso Terbakar

SIDOARJO – Warung bakso dan mie ayam di Desa Bendotretek RT 01/RW 01 Kecamatan Prambon terbakar, Jumat (30/4). Warung tersebut diketahui terbakar sekitar pukul 11.00 hingga membuat warga sekitar panik.

Kapolsek Prambon AKP Herry Moeriyanto Tampake mengatakan, peristiwa bermula saat seorang karyawan, Mohammad Andre Irawan menyalakan kompor. Saat itu, dia berniat untuk memanasi bakso jualannya.

“Karyawan tersebut kemudian keluar dari warung untuk membali makanan dan diduga kompor tidak dimatikan,” katanya.

Lalu saat karyawan kembali ke warung sudah melihat kobaran asap mengepul dari dalam warung tersebut. Sontak hal tersebut membuat Andre terkejut dan langsung melaporkan kejadian itu ke pemilik usaha, Yulida, 34, warga Jeruk Gamping RT 03/RW 02 Krian.

Pemilik usaha kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Prambon. Akibat kebakaran rumah kontrakan yang dijadikan warung itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta. “Kami langsung mendatangi lokasi dan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.

Saat itu, dua unit mobil pemadam kebakaran Krian langsung meluncur ke kontrakan milik Hj. Linda Sukiswati tersebut. Mobil PMK itu tiba sekitar pukul 11.30 dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 12.10, api berhasil dijinakkan.

Akibat kejadian itu, warung seluas 30 meter persegi itu hangus dilahap api berserta isinya. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Api berhasil dipadamkan dan tak ada kesulitan berarti,” kata petugas Pusdalops BPBD Sidoarjo, Eko. (far/opi)

 

SIDOARJO – Warung bakso dan mie ayam di Desa Bendotretek RT 01/RW 01 Kecamatan Prambon terbakar, Jumat (30/4). Warung tersebut diketahui terbakar sekitar pukul 11.00 hingga membuat warga sekitar panik.

Kapolsek Prambon AKP Herry Moeriyanto Tampake mengatakan, peristiwa bermula saat seorang karyawan, Mohammad Andre Irawan menyalakan kompor. Saat itu, dia berniat untuk memanasi bakso jualannya.

“Karyawan tersebut kemudian keluar dari warung untuk membali makanan dan diduga kompor tidak dimatikan,” katanya.

Lalu saat karyawan kembali ke warung sudah melihat kobaran asap mengepul dari dalam warung tersebut. Sontak hal tersebut membuat Andre terkejut dan langsung melaporkan kejadian itu ke pemilik usaha, Yulida, 34, warga Jeruk Gamping RT 03/RW 02 Krian.

Pemilik usaha kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Prambon. Akibat kebakaran rumah kontrakan yang dijadikan warung itu, kerugian ditaksir mencapai Rp 15 juta. “Kami langsung mendatangi lokasi dan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya.

Saat itu, dua unit mobil pemadam kebakaran Krian langsung meluncur ke kontrakan milik Hj. Linda Sukiswati tersebut. Mobil PMK itu tiba sekitar pukul 11.30 dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 12.10, api berhasil dijinakkan.

Akibat kejadian itu, warung seluas 30 meter persegi itu hangus dilahap api berserta isinya. Beruntung tak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. “Api berhasil dipadamkan dan tak ada kesulitan berarti,” kata petugas Pusdalops BPBD Sidoarjo, Eko. (far/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/