alexametrics
29 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Sakit Hati Ditinggal Nikah, Eko Susanto Sebar Foto Bugil Mantan

SIDOARJO Eko Susanto, 35, warga Desa Wedoro RT 03/RW 03 Kecamatan Waru diringkus Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo. Penyebabnya, dia nekat menyebarkan foto bugil mantan pacarnya dengan menyadap nomor WhatsApp. Akibatnya pelaku saat ini harus mendekam di penjara.

Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP. Imam Yuwono mengatakan, pelaku nekat merekam mantan pacarnya saat sedang berada di dalam kamar mandi. Kejadian perekaman itu terjadi pada Juli lalu saat keduanya bertemu di sebuah hotel di Kota Surabaya.

“Jadi pelaku dengan korban dulu sempat menjalin hubungan kekasih, dan setelah lama berpisah, bertemu kembali di sebuah hotel di Surabaya,” katanya Selasa (3/10).

Selain merekam foto telanjang mantannya itu, pelaku juga mengambil SIM card milik korban tanpa sepengetahuan korban. Aksi itu berlanjut, pada 10 Juli, dimana pelaku menyebarkan foto telanjang korban melalui update status nomor WhatsApp korban.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengganti foto profil WhatsApp korban juga dengan foto telanjang korban. Akibatnya keluarga serta teman korban yang menyimpan nomor itu terkejut melihat foto korban. Akibatnya, korban merasa sangat malu dan melapor ke Mapolresta Sidoarjo.

“Atas kejadian itu juga bahkan korban sampai diusir dari rumahnya sendiri dan bahkan sudah tidak dianggap sebagai keluarga lagi,” ujarnya.

Imam Yuwono menuturkan, pihaknya lalu memburu dan mengejar pelaku. Petugas kemudian mendatangi rumah pelaku yang ada di dalam rumahnya. Namun saat itu pelaku justru bersembunyi dengan naik ke atap rumah. Selain itu, barang bukti (BB) juga disembunyikan di dalam kotak sepatu.

Kotak sepatu itu disimpan pelaku di dapur rumahnya. Pelaku lalu berhasil diringkus dan barang bukti juga berhasil disita. Pelaku lalu dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan. Hasil introgasi yang dilakukan, pelaku mengaku sakit hati dengan korban.
“Pelaku sakit hati dengan korban karena memutuskan cintanya dan memilih untuk menikah dengan orang lain,” bebernya.

Korban adalah LT, 38, warga Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Pertemuan pelaku dengan korban dipicu saat korban hendak mengurus perceraian dengan suaminya dengan dibantu oleh pelaku. Saat itu, pelaku berstatus duda karena bercerai dengan istrinya.

“Pelaku terancam Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 Ayat 1 UU ITE atau Pasal 29 jo Pasal 4 ayat 1 UU Pornografi, yaitu dengan ancaman mencapai enam tahun penjara,” pungkasnya. (far/opi)

SIDOARJO Eko Susanto, 35, warga Desa Wedoro RT 03/RW 03 Kecamatan Waru diringkus Unit Pidum Satreskrim Polresta Sidoarjo. Penyebabnya, dia nekat menyebarkan foto bugil mantan pacarnya dengan menyadap nomor WhatsApp. Akibatnya pelaku saat ini harus mendekam di penjara.

Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP. Imam Yuwono mengatakan, pelaku nekat merekam mantan pacarnya saat sedang berada di dalam kamar mandi. Kejadian perekaman itu terjadi pada Juli lalu saat keduanya bertemu di sebuah hotel di Kota Surabaya.

“Jadi pelaku dengan korban dulu sempat menjalin hubungan kekasih, dan setelah lama berpisah, bertemu kembali di sebuah hotel di Surabaya,” katanya Selasa (3/10).

Selain merekam foto telanjang mantannya itu, pelaku juga mengambil SIM card milik korban tanpa sepengetahuan korban. Aksi itu berlanjut, pada 10 Juli, dimana pelaku menyebarkan foto telanjang korban melalui update status nomor WhatsApp korban.

Tidak hanya itu, pelaku juga mengganti foto profil WhatsApp korban juga dengan foto telanjang korban. Akibatnya keluarga serta teman korban yang menyimpan nomor itu terkejut melihat foto korban. Akibatnya, korban merasa sangat malu dan melapor ke Mapolresta Sidoarjo.

“Atas kejadian itu juga bahkan korban sampai diusir dari rumahnya sendiri dan bahkan sudah tidak dianggap sebagai keluarga lagi,” ujarnya.

Imam Yuwono menuturkan, pihaknya lalu memburu dan mengejar pelaku. Petugas kemudian mendatangi rumah pelaku yang ada di dalam rumahnya. Namun saat itu pelaku justru bersembunyi dengan naik ke atap rumah. Selain itu, barang bukti (BB) juga disembunyikan di dalam kotak sepatu.

Kotak sepatu itu disimpan pelaku di dapur rumahnya. Pelaku lalu berhasil diringkus dan barang bukti juga berhasil disita. Pelaku lalu dibawa ke Mapolresta Sidoarjo untuk dimintai keterangan. Hasil introgasi yang dilakukan, pelaku mengaku sakit hati dengan korban.
“Pelaku sakit hati dengan korban karena memutuskan cintanya dan memilih untuk menikah dengan orang lain,” bebernya.

Korban adalah LT, 38, warga Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Pertemuan pelaku dengan korban dipicu saat korban hendak mengurus perceraian dengan suaminya dengan dibantu oleh pelaku. Saat itu, pelaku berstatus duda karena bercerai dengan istrinya.

“Pelaku terancam Pasal 45 ayat 1 jo Pasal 27 Ayat 1 UU ITE atau Pasal 29 jo Pasal 4 ayat 1 UU Pornografi, yaitu dengan ancaman mencapai enam tahun penjara,” pungkasnya. (far/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/