alexametrics
27 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Ketua RT di Perum Trust Residence Diduga Pukuli Warganya

SIDOARJO – Seorang warga Perum Trust Residence Bluru Kidul Desa Bluru Kidul, Ali Mihtarom, 40, menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang. Lokasinya di perempatan jalan masuk perumahan itu. Akibatnya korban melapor ke Mapolresta Sidoarjo.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, peristiwa bermula saat korban hendak keluar rumah. Saat di pos satpam, korban kemudian berhenti dan berbincang dengan salah satu satpam. Korban lalu menanyakan alasan portal yang terlihat ditutup semua.

“Iya masalah portal itu kan dua-duanya ditutup semua, harusnya kan hanya separo saja yang ditutup,” kata warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Satpam juga mengaku lelah jika harus membuka dan menutup lagi portal setiap kali ada kendaraan yang keluar masuk. Tak lama kemudian, terlapor, FD, 50, bersama beberapa orang lainnya datang ke pos itu mengendarai mobil.

Kesempatan itu dimanfaatkan oleh korban untuk menyampaikan keluhannya kepada terduga pelaku yang juga ketua RT. Namun saat menyampaikan masalah itu, terjadi adu mulut antara korban dengan terduga pelaku dan beberapa orang lainnya.

Terduga pelaku bersama seorang lainnya turun dari mobilnya dan memukul korban dengan tangan kosong. Pukulan itu mengenai mata, wajah dan kepala korban. Sehingga mata kiri korban mengeluarkan darah. “Karena ribut itu, kemudian warga langsung membantu melerai,” ujarnya.

Atas kejadian itu korban lalu melapor ke Mapolresta Sidoarjo untuk proses lebih lanjut. “Iya, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, saat dikonfirmasi terpisah. (far/nis)

SIDOARJO – Seorang warga Perum Trust Residence Bluru Kidul Desa Bluru Kidul, Ali Mihtarom, 40, menjadi korban pemukulan yang diduga dilakukan oleh sejumlah orang. Lokasinya di perempatan jalan masuk perumahan itu. Akibatnya korban melapor ke Mapolresta Sidoarjo.

Informasi yang berhasil dihimpun Radar Sidoarjo, peristiwa bermula saat korban hendak keluar rumah. Saat di pos satpam, korban kemudian berhenti dan berbincang dengan salah satu satpam. Korban lalu menanyakan alasan portal yang terlihat ditutup semua.

“Iya masalah portal itu kan dua-duanya ditutup semua, harusnya kan hanya separo saja yang ditutup,” kata warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Satpam juga mengaku lelah jika harus membuka dan menutup lagi portal setiap kali ada kendaraan yang keluar masuk. Tak lama kemudian, terlapor, FD, 50, bersama beberapa orang lainnya datang ke pos itu mengendarai mobil.

Kesempatan itu dimanfaatkan oleh korban untuk menyampaikan keluhannya kepada terduga pelaku yang juga ketua RT. Namun saat menyampaikan masalah itu, terjadi adu mulut antara korban dengan terduga pelaku dan beberapa orang lainnya.

Terduga pelaku bersama seorang lainnya turun dari mobilnya dan memukul korban dengan tangan kosong. Pukulan itu mengenai mata, wajah dan kepala korban. Sehingga mata kiri korban mengeluarkan darah. “Karena ribut itu, kemudian warga langsung membantu melerai,” ujarnya.

Atas kejadian itu korban lalu melapor ke Mapolresta Sidoarjo untuk proses lebih lanjut. “Iya, saat ini masih dalam proses penyelidikan,” kata Wakasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono, saat dikonfirmasi terpisah. (far/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/