alexametrics
31 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Rusak Gembok Pagar, Pencuri Bawa Kabur Motor Trail

SIDOARJO – Aksi pencurian motor kembali menghantui warga Sidoarjo. Kali ini terjadi di Jalan Pasir Raya RT 03/RW 02 Desa Wedi Kecamatan Gedangan. Sebuah motor Honda CRF nopol W 4755 NBB lenyap digondol maling, Senin (4/10) sekitar pukul 04.00.

Pemilik motor, Muhammad Nur Romadloni mengatakan, peristiwa pencurian itu baru diketahui sekitar pukul 04.30. Saat itu dia hendak pergi ke musala untuk salat Subuh. Motor trail yang berada di teras rumah itu lenyap.

“Tahunya ketika akan ke musala depan. Tiba-tiba motor saya sudah enggak ada di teras rumah,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (5/10).

Tak hanya itu, Nur bertambah heran saat melihat pagar rumahnya sudah terbuka lebar. Gembok rumah juga tak ada. Dia lalu mengecek ke depan. Rupanya gembok itu berada di bawah mobil pikap yang terparkir di depan pagar.

Jaraknya sekitar tiga meter dari pintu pagar rumah. Dia lantas mengecek beberapa CCTV yang terpasang di rumahnya itu untuk mengetahui situasi yang terjadi. Benar saja, ada empat orang mencurigakan mondar-mandir di sekitar rumahnya.

“Ada empat orang memakai dua motor. Ternyata sejak malam hari sudah mondar mandir seperti mengawasi situasi rumah saya,” ujarnya.

Keempat pelaku itu terlihat mengendarai motor Honda Vario dan Yamaha NMax. Namun motor NMax tak terlihat nopolnya. Saat itu, empat pelaku berhenti di sekitar rumah korban. Dua pelaku menunggu di atas motor.

Sementara dua pelaku lainnya beraksi dengan merusak gembok pagar. Tak sampai lima menit, satu pelaku masuk ke dalam teras rumah dan membawa keluar motor dan membawa kabur motir trail yang baru dibeli tujuh bulan lalu itu.

“Pelaku masuk usai membuka pintu pagar rumah. Padahal motor saya sudah dikunci setir. Tapi pelaku berhasil membobolnya hingga berhasil dibawa keluar,” beber Dloni.

Akibatnya motor seharga Rp 36 juta itu pun lenyap. Padahal baru dibeli Maret yang lalu. Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Gedangan. Meski begitu, pencurian itu tak sekali terjadi. Juli lalu, motor Honda Vario milik korban juga hilang dicuri.

Bedanya, motor itu tak berada di dalam teras rumah, namun berada di depan pagar. Kejadian itu pun juga sudah dilaporkan ke Polsek Gedangan.

“Benar sudah laporan. Sekarang dalam proses lidik,” kata Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Ipda Roni Endratmoko saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo. (far/vga)

SIDOARJO – Aksi pencurian motor kembali menghantui warga Sidoarjo. Kali ini terjadi di Jalan Pasir Raya RT 03/RW 02 Desa Wedi Kecamatan Gedangan. Sebuah motor Honda CRF nopol W 4755 NBB lenyap digondol maling, Senin (4/10) sekitar pukul 04.00.

Pemilik motor, Muhammad Nur Romadloni mengatakan, peristiwa pencurian itu baru diketahui sekitar pukul 04.30. Saat itu dia hendak pergi ke musala untuk salat Subuh. Motor trail yang berada di teras rumah itu lenyap.

“Tahunya ketika akan ke musala depan. Tiba-tiba motor saya sudah enggak ada di teras rumah,” katanya kepada Radar Sidoarjo, Selasa (5/10).

Tak hanya itu, Nur bertambah heran saat melihat pagar rumahnya sudah terbuka lebar. Gembok rumah juga tak ada. Dia lalu mengecek ke depan. Rupanya gembok itu berada di bawah mobil pikap yang terparkir di depan pagar.

Jaraknya sekitar tiga meter dari pintu pagar rumah. Dia lantas mengecek beberapa CCTV yang terpasang di rumahnya itu untuk mengetahui situasi yang terjadi. Benar saja, ada empat orang mencurigakan mondar-mandir di sekitar rumahnya.

“Ada empat orang memakai dua motor. Ternyata sejak malam hari sudah mondar mandir seperti mengawasi situasi rumah saya,” ujarnya.

Keempat pelaku itu terlihat mengendarai motor Honda Vario dan Yamaha NMax. Namun motor NMax tak terlihat nopolnya. Saat itu, empat pelaku berhenti di sekitar rumah korban. Dua pelaku menunggu di atas motor.

Sementara dua pelaku lainnya beraksi dengan merusak gembok pagar. Tak sampai lima menit, satu pelaku masuk ke dalam teras rumah dan membawa keluar motor dan membawa kabur motir trail yang baru dibeli tujuh bulan lalu itu.

“Pelaku masuk usai membuka pintu pagar rumah. Padahal motor saya sudah dikunci setir. Tapi pelaku berhasil membobolnya hingga berhasil dibawa keluar,” beber Dloni.

Akibatnya motor seharga Rp 36 juta itu pun lenyap. Padahal baru dibeli Maret yang lalu. Korban pun melaporkan kejadian itu ke Polsek Gedangan. Meski begitu, pencurian itu tak sekali terjadi. Juli lalu, motor Honda Vario milik korban juga hilang dicuri.

Bedanya, motor itu tak berada di dalam teras rumah, namun berada di depan pagar. Kejadian itu pun juga sudah dilaporkan ke Polsek Gedangan.

“Benar sudah laporan. Sekarang dalam proses lidik,” kata Kanit Reskrim Polsek Gedangan, Ipda Roni Endratmoko saat dikonfirmasi Radar Sidoarjo. (far/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/