alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Istri Korban Penembakan Minta Polisi Bekuk Otak Pembunuhan

SIDOARJO – Dua bulan sudah otak penembakan terhadap Moh Sabar, 37, belum berhasil ditangkap. Hal itu membuat Wiwin Winarsih, istri korban resah. Dia berharap pelaku yang tak lain adalah sepupu dari korban segera ditangkap.

Wiwin mengaku sempat mendatangi Polresta Sidoarjo. Dia ingin menanyakan langsung perkembangan kasus yang menimpa suaminya itu. Sebab ada kabar jika otak penembakan, Eko, sudah ditangkap polisi.

“Saat saya tanya, saya diminta untuk sabar terlebih dahulu. Ternyata Eko belum ditangkap. Karena awalnya dapat informasi kalau Eko ditangkap di Lumajang,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sempat mendengar jika Eko sempat lolos dari penggerebekan. Hingga akhirnya dia kembali mendapatkan kabar jika Eko sudah berhasil dibekuk. Kabar tersebut sempat membuatnya cukup lega.

Wiwin berharap, polisi dapat segera menangkap terduga otak pembunuhan terhadap suaminya itu. Sebab yang sudah berhasil diamankan adalah eksekutor penembakan. Di sisi lain, tuduhan hubungan asmara yang melibatkan korban dengan istri Eko juga tak terbukti.

“Memang ada hubungan saudara. Eko sempat dipenjara kasus narkoba. Istrinya ini memang deketin suami saya dalam beberapa pengurusan administrasi. Jadi tuduhan itu gak terbukti,” bebernya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan jika terduga otak penembakan terhadap korban belum ditangkap. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Masih lidik. Pelaku sampai saat ini masih belum tertangkap,” katanya.

Seperti diketahui, motif penembakan terhadap Moh Sabar di bawah Flyover Tenggulunan, Senin (27/6) karena dendam pribadi Eko. Pria yang diduga kuat sebagai otak penembakan juragan rongsokan itu saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Eksekutor penembakan berhasil diamankan. Pelaku tak lain adalah JO. Dia merupakan orang yang diminta Eko untuk mengeksekusi Sabar. JO ditangkap di wilayah Sokobanah, Sampang, sehari usai insiden penembakan. (far/vga)

 

SIDOARJO – Dua bulan sudah otak penembakan terhadap Moh Sabar, 37, belum berhasil ditangkap. Hal itu membuat Wiwin Winarsih, istri korban resah. Dia berharap pelaku yang tak lain adalah sepupu dari korban segera ditangkap.

Wiwin mengaku sempat mendatangi Polresta Sidoarjo. Dia ingin menanyakan langsung perkembangan kasus yang menimpa suaminya itu. Sebab ada kabar jika otak penembakan, Eko, sudah ditangkap polisi.

“Saat saya tanya, saya diminta untuk sabar terlebih dahulu. Ternyata Eko belum ditangkap. Karena awalnya dapat informasi kalau Eko ditangkap di Lumajang,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya sempat mendengar jika Eko sempat lolos dari penggerebekan. Hingga akhirnya dia kembali mendapatkan kabar jika Eko sudah berhasil dibekuk. Kabar tersebut sempat membuatnya cukup lega.

Wiwin berharap, polisi dapat segera menangkap terduga otak pembunuhan terhadap suaminya itu. Sebab yang sudah berhasil diamankan adalah eksekutor penembakan. Di sisi lain, tuduhan hubungan asmara yang melibatkan korban dengan istri Eko juga tak terbukti.

“Memang ada hubungan saudara. Eko sempat dipenjara kasus narkoba. Istrinya ini memang deketin suami saya dalam beberapa pengurusan administrasi. Jadi tuduhan itu gak terbukti,” bebernya.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono mengatakan jika terduga otak penembakan terhadap korban belum ditangkap. Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.

“Masih lidik. Pelaku sampai saat ini masih belum tertangkap,” katanya.

Seperti diketahui, motif penembakan terhadap Moh Sabar di bawah Flyover Tenggulunan, Senin (27/6) karena dendam pribadi Eko. Pria yang diduga kuat sebagai otak penembakan juragan rongsokan itu saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Eksekutor penembakan berhasil diamankan. Pelaku tak lain adalah JO. Dia merupakan orang yang diminta Eko untuk mengeksekusi Sabar. JO ditangkap di wilayah Sokobanah, Sampang, sehari usai insiden penembakan. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/