alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Anggaran E-TLE Bisa Diusulkan Di PAK Atau Hibah

SIDOARJO – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo sepertinya bakal memberi lampu hijau untuk penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE). Ada dua opsi yang bisa dilakukan untuk pemenuhan anggaran program yang diwacanakan Kapolri baru tersebut.

Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso menerangkan, dari DPRD Sidoarjo sejatinya bakal mendukung jika memang program tersebut bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo. Soal anggaran, ada dua opsi yang bisa dilalui. “Kami dukung kalau positif untuk masyarakat,” tandasnya, Kamis (4/2).

Pertama, anggaran untuk pengadaan peralatan E-TLE bisa diusulkan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang akan dibahas di 2021 ini. Sehingga pos anggaran diusulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub). “Kalau untuk prototipe biar cepat biasa diusulkan di PAK,” sambung politikus PAN itu.

Menurut Bangun, program E-TLE merupakan program kombinasi. Yakni dari kepolisian dan Dishub sebagai penyedia infrastruktur. Artinya, OPD juga bisa mengusulkan kebutuhan anggaran terkait program tersebut.

Lalu, opsi kedua pengadaan E-TLE adalah dengan mekanisme hibah. Yakni dana hibah daerah yang bakal langsung dikucurkan ke kepolisian atau Polresta Sidoarjo. “Kalau hibah harus tetap mengikuti ketentuan yang ada. Salah satunya proposal satu tahun sebelumnya,” imbuh Bangun.

Di lain kesempatan, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Whika Ardilestanto menerangkan jika penerapan E-TLE memang membutuhkan kamera CCTV dengan spesifikasi khusus. Seperti kamera dengan fungsi analytic ANPR, software VMS, server storage, server aplikasi, PC cilnet untuk verifikasi, jaringan FO yang kuat, serta wajib tersambung dengan software pengolahan ETLE yang terkoneksi ke e-Tilang. “Di Sidoarjo memang sudah ada beberapa kamera terpasang di jalan, namun spesifikasinya belum sesuai untuk ETLE,” ujarnya. (son/opi)

SIDOARJO – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo sepertinya bakal memberi lampu hijau untuk penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (E-TLE). Ada dua opsi yang bisa dilakukan untuk pemenuhan anggaran program yang diwacanakan Kapolri baru tersebut.

Anggota Banggar DPRD Sidoarjo, Bangun Winarso menerangkan, dari DPRD Sidoarjo sejatinya bakal mendukung jika memang program tersebut bermanfaat bagi masyarakat Sidoarjo. Soal anggaran, ada dua opsi yang bisa dilalui. “Kami dukung kalau positif untuk masyarakat,” tandasnya, Kamis (4/2).

Pertama, anggaran untuk pengadaan peralatan E-TLE bisa diusulkan pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) yang akan dibahas di 2021 ini. Sehingga pos anggaran diusulkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam hal ini Dinas Perhubungan (Dishub). “Kalau untuk prototipe biar cepat biasa diusulkan di PAK,” sambung politikus PAN itu.

Menurut Bangun, program E-TLE merupakan program kombinasi. Yakni dari kepolisian dan Dishub sebagai penyedia infrastruktur. Artinya, OPD juga bisa mengusulkan kebutuhan anggaran terkait program tersebut.

Lalu, opsi kedua pengadaan E-TLE adalah dengan mekanisme hibah. Yakni dana hibah daerah yang bakal langsung dikucurkan ke kepolisian atau Polresta Sidoarjo. “Kalau hibah harus tetap mengikuti ketentuan yang ada. Salah satunya proposal satu tahun sebelumnya,” imbuh Bangun.

Di lain kesempatan, Kasatlantas Polresta Sidoarjo, Kompol Whika Ardilestanto menerangkan jika penerapan E-TLE memang membutuhkan kamera CCTV dengan spesifikasi khusus. Seperti kamera dengan fungsi analytic ANPR, software VMS, server storage, server aplikasi, PC cilnet untuk verifikasi, jaringan FO yang kuat, serta wajib tersambung dengan software pengolahan ETLE yang terkoneksi ke e-Tilang. “Di Sidoarjo memang sudah ada beberapa kamera terpasang di jalan, namun spesifikasinya belum sesuai untuk ETLE,” ujarnya. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/