alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

Punya Autis, Irawati Ditemukan Tewas di Sungai Kedungboto

SIDOARJO – Irawati, 9, warga Kelurahan Wonocolo RT 20/RW 07, Taman, ditemukan tewas tenggelam di sungai Kedungboto RT 17/RW 03 Kelurahan Taman, Taman, Senin (3/8) pukul 10.30. Penemuan korban yang kos bersama orang tuanya di Kelurahan Bebekan, RT 25, Taman, itu sempat menggegerkan warga sekitar.

Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto mengatakan, tenggelamnya korban awalnya diketahui oleh Budiono, warga sekitar. Saat itu saksi sedang memancing. Mengetahui ada sesosok mayat di tengah sungai yang sudah mengambang itu, Budiono langsung malapor ke warga sekitar. “Warga berusaha melihat mayat itu dan curiga merupakan warga sekitar,” katanya, kemarin (3/8).

Warga akhirnya berusaha mengevakuasi jasad yang sudah mengambang tersebut. Dan sosok bocah itu diketahui warga sekitar. Warga yang mengenal ayak korban lalu menghubunginya. Tak berselang lama, ayah korban, Abdul Halim, datang ke lokasi jasad gadis kecil yang saat itu sudah dievakuasi di tepian sungai.

Setelah diperhatikan dengan seksama, Abdul Halim memastikan jika mayat yang tenggelam itu adalah anak kandungnya. Berdasarkan pengakuan dari orang tua korban, diketahui jika korban mengalami autis. “Dalam pengecekan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan terhadap korban,” tambah perwira menengah dengan satu melati di pundaknya ini. (far/rud/opi)


SIDOARJO – Irawati, 9, warga Kelurahan Wonocolo RT 20/RW 07, Taman, ditemukan tewas tenggelam di sungai Kedungboto RT 17/RW 03 Kelurahan Taman, Taman, Senin (3/8) pukul 10.30. Penemuan korban yang kos bersama orang tuanya di Kelurahan Bebekan, RT 25, Taman, itu sempat menggegerkan warga sekitar.

Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto mengatakan, tenggelamnya korban awalnya diketahui oleh Budiono, warga sekitar. Saat itu saksi sedang memancing. Mengetahui ada sesosok mayat di tengah sungai yang sudah mengambang itu, Budiono langsung malapor ke warga sekitar. “Warga berusaha melihat mayat itu dan curiga merupakan warga sekitar,” katanya, kemarin (3/8).

Warga akhirnya berusaha mengevakuasi jasad yang sudah mengambang tersebut. Dan sosok bocah itu diketahui warga sekitar. Warga yang mengenal ayak korban lalu menghubunginya. Tak berselang lama, ayah korban, Abdul Halim, datang ke lokasi jasad gadis kecil yang saat itu sudah dievakuasi di tepian sungai.

Setelah diperhatikan dengan seksama, Abdul Halim memastikan jika mayat yang tenggelam itu adalah anak kandungnya. Berdasarkan pengakuan dari orang tua korban, diketahui jika korban mengalami autis. “Dalam pengecekan, tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan terhadap korban,” tambah perwira menengah dengan satu melati di pundaknya ini. (far/rud/opi)


Most Read

Berita Terbaru