alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 28 January 2022

Mayat Pria Mengapung di Sungai Rolak Songo

SIDOARJO – Sesosok mayat pria dewasa ditemukan mengapung di Sungai Rolak Songo, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kamis (2/12) siang. Mayat yang belum diketahui identitasnya itu juga sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong.

Kapolsek Tarik AKP Moh Saroful Anam mengatakan, Mr X itu pertama kali diketahui warga yang melintasi di lokasi sungai tersebut. Warga itu melapor ke perangkat desa setempat yang kemudian diteruskan ke polisi.

“Sekitar pukul 14.00 dilaporkan,” katanya.

Berdasarkan laporan itu, polisi langsung mendatangi lokasi. Dibantu dengan sejumlah tim relawan langsung mengevakuasi mayat yang sudah dalam kondisi membusuk itu.

Saat ditemukan, mayat pria itu mengapung bersama tumpukan sampah di pinggiran sungai. Kondisinya hanya mengenakan kaos bergaris dan tanpa memakai celana.

“Langsung dibawa ke RS Bhayangkara di Porong untuk visum,” sambung Saroful.

Polisi akan mendalami penemuan mayat tersebut. Bagi masyarakat yang mengenal atau merasa kehilangan anggota keluarga dapat melapor ke polisi.

Hal itu akan membantu polisi untuk mengungkap identitas mayat tersebut.

“Jika tidak ada identitas, polisi hanya bisa mengandalkan data sidik jari dan sejumlah data medis dari mayat tersebut,” terangnya. (son/vga)

 

SIDOARJO – Sesosok mayat pria dewasa ditemukan mengapung di Sungai Rolak Songo, Desa Mliriprowo, Kecamatan Tarik, Kamis (2/12) siang. Mayat yang belum diketahui identitasnya itu juga sudah di evakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Porong.

Kapolsek Tarik AKP Moh Saroful Anam mengatakan, Mr X itu pertama kali diketahui warga yang melintasi di lokasi sungai tersebut. Warga itu melapor ke perangkat desa setempat yang kemudian diteruskan ke polisi.

“Sekitar pukul 14.00 dilaporkan,” katanya.

Berdasarkan laporan itu, polisi langsung mendatangi lokasi. Dibantu dengan sejumlah tim relawan langsung mengevakuasi mayat yang sudah dalam kondisi membusuk itu.

Saat ditemukan, mayat pria itu mengapung bersama tumpukan sampah di pinggiran sungai. Kondisinya hanya mengenakan kaos bergaris dan tanpa memakai celana.

“Langsung dibawa ke RS Bhayangkara di Porong untuk visum,” sambung Saroful.

Polisi akan mendalami penemuan mayat tersebut. Bagi masyarakat yang mengenal atau merasa kehilangan anggota keluarga dapat melapor ke polisi.

Hal itu akan membantu polisi untuk mengungkap identitas mayat tersebut.

“Jika tidak ada identitas, polisi hanya bisa mengandalkan data sidik jari dan sejumlah data medis dari mayat tersebut,” terangnya. (son/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru