alexametrics
29 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Kondisi Tak Sehat, Terduga Ibu Pembuang Bayi Ternyata Warga Sendiri

SIDOARJO – Polisi bergerak cepat mengungkap pelaku pembuang bayi perempuan, di Dusun Luwung RT 29/RW 03 Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Rabu (1/9). Identitas terduga ibu kandung bayi itu kemarin sudah terungkap. Informasinya terduga pelaku berinisial KST. Usianya 37 tahun warga Desa Sumokembangsri sendiri.

Kanit Reskrim Polsek Balongbendo Iptu Nanang Mulyono mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan itu, identitas ibu bayi sudah dikantongi. Meski begitu, hingga saat ini pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tapi ini masih terduga ya. Karena kami masih belum melakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun tersangka,” kata Nanang, Kamis (2/9).

Apakah terduga ibu kandung bayi sudah dipastikan warga sekitar? Nanang enggan menyebutkan secara rinci identitasnya. Pihaknya akan menyampaikan hal tersebut jika proses penyelidikan sudah selesai dan menemui titik terang.

Di sisi lain, bayi cantik itu masih berada dan dalam perawatan Puskesmas Balongbebdo. Nanang menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan terkait masa depan bayi, apakah nantinya akan diadopsi atau tidak.

“Kalau itu nanti masih akan dibicarakan lebih lanjut. Yang penting saat ini kondisi bayi sehat,” ujarnya.

Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo mengatakan, bayi tersebut dibuang oleh ibu kandungnya. Meski begitu, pihaknya masih membutuhkan pembuktian terhadap terduga ibu kandung sekaligus pelaku penelantaran bayi tersebut.

“Tapi kan kita harus buktiin. Yang jelas pemeriksaan segala macam juga disini (puskesmas, Red) juga,” katanya.

Sementara itu, sumber Radar Sidoarjo dari pihak kepolisian lainnya menyebutkan, jika terduga ibu kandung bayi tersebut berada di salah satu rumah sakit. Karena dalam kondisi tak sehat. Sejumlah polisi juga melakukan penjagaan.

“Masih observasi. Karena mengalami tekanan darah tinggi. Mungkin kalau sudah pulih akan dipertemukan dengan si bayi,” ujar  sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya itu. (far/vga)

 

SIDOARJO – Polisi bergerak cepat mengungkap pelaku pembuang bayi perempuan, di Dusun Luwung RT 29/RW 03 Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo, Rabu (1/9). Identitas terduga ibu kandung bayi itu kemarin sudah terungkap. Informasinya terduga pelaku berinisial KST. Usianya 37 tahun warga Desa Sumokembangsri sendiri.

Kanit Reskrim Polsek Balongbendo Iptu Nanang Mulyono mengatakan, pihaknya sudah melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan itu, identitas ibu bayi sudah dikantongi. Meski begitu, hingga saat ini pihaknya masih belum melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tapi ini masih terduga ya. Karena kami masih belum melakukan pemeriksaan baik sebagai saksi maupun tersangka,” kata Nanang, Kamis (2/9).

Apakah terduga ibu kandung bayi sudah dipastikan warga sekitar? Nanang enggan menyebutkan secara rinci identitasnya. Pihaknya akan menyampaikan hal tersebut jika proses penyelidikan sudah selesai dan menemui titik terang.

Di sisi lain, bayi cantik itu masih berada dan dalam perawatan Puskesmas Balongbebdo. Nanang menegaskan, pihaknya belum dapat memastikan terkait masa depan bayi, apakah nantinya akan diadopsi atau tidak.

“Kalau itu nanti masih akan dibicarakan lebih lanjut. Yang penting saat ini kondisi bayi sehat,” ujarnya.

Kapolsek Balongbendo Kompol Ari Priambodo mengatakan, bayi tersebut dibuang oleh ibu kandungnya. Meski begitu, pihaknya masih membutuhkan pembuktian terhadap terduga ibu kandung sekaligus pelaku penelantaran bayi tersebut.

“Tapi kan kita harus buktiin. Yang jelas pemeriksaan segala macam juga disini (puskesmas, Red) juga,” katanya.

Sementara itu, sumber Radar Sidoarjo dari pihak kepolisian lainnya menyebutkan, jika terduga ibu kandung bayi tersebut berada di salah satu rumah sakit. Karena dalam kondisi tak sehat. Sejumlah polisi juga melakukan penjagaan.

“Masih observasi. Karena mengalami tekanan darah tinggi. Mungkin kalau sudah pulih akan dipertemukan dengan si bayi,” ujar  sumber kepolisian yang enggan disebutkan namanya itu. (far/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/