RADAR SIDOARJO - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk mengisi waktu menunggu berbuka puasa di bulan Ramadan. Di Sidoarjo, ratusan pecinta merpati balap memilih ngabuburit dengan menggelar latihan adu kecepatan terbang di area persawahan Praloyo Asri, Kelurahan Gebang.
Sejak siang hingga menjelang magrib, para pemilik merpati tampak antusias mempersiapkan burung andalannya. Meski tengah berpuasa, semangat mereka tak surut.
Salah seorang pemilik merpati, Eko Jaya Bersama, mengatakan Ramadan tidak menjadi penghalang untuk tetap berlatih. “Meski puasa, teman-teman tetap semangat latihan bersama. Biasanya kami mulai siang sampai menjelang magrib, sekalian ngabuburit,” ujarnya.
Menurut Eko, latihan selama Ramadan justru dimanfaatkan sebagai momentum meningkatkan performa burung menjelang agenda lomba. “Latihan ini sekaligus persiapan seleksi daerah bulan April nanti di Tanjung Bumi, Bangkalan. Jadi kami maksimalkan waktu yang ada,” tambahnya.
Latihan dilakukan dengan sistem adu cepat atau sprint. Merpati jantan dilepas dari garis start oleh joki, sementara merpati betina pasangannya dipegang pemilik di garis finis untuk memancing pejantan terbang secepat mungkin. Burung yang lebih dulu hinggap di pasangannya dinyatakan sebagai pemenang.
Merpati yang dilatih dikelompokkan berdasarkan usia dan jam terbang. Untuk usia sekitar tiga setengah bulan, jarak latihan berkisar 10 hingga 15 meter. Usia empat bulan ditingkatkan ke jarak 20 hingga 40 meter. Sementara merpati jantan berusia di atas lima bulan menjalani latihan bertahap mulai 50 meter hingga 100 meter.
Dalam satu sesi, adu cepat bisa dilakukan hingga tujuh kali penerbangan. Latihan rutin digelar empat hari dalam sepekan tanpa jeda, meski para peserta sedang menjalankan ibadah puasa.
Usai latihan, para anggota komunitas biasanya berkumpul untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman, mulai dari pola perawatan, asupan pakan, hingga teknik menjaga stabilitas sprint. “Selain melatih burung, di sini kami juga saling belajar dan berbagi pengalaman. Kebersamaan seperti ini yang membuat hobi semakin solid,” pungkas Eko. (sur/vga)
Editor : Vega Dwi Arista