RADAR SIDOARJO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar Festival Sidoarjo Culture in Harmony 2025 di Pendapa Delta Wibawa, Sabtu malam (8/11). Acara berlangsung meriah dan dihadiri langsung oleh Bupati Sidoarjo Subandi bersama ratusan masyarakat.
Turut hadir Ketua Dekranasda sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr Sriatun Subandi, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816/Sidoarjo, jajaran Forkopimda, pejabat OPD, camat beserta istri, organisasi wanita, serta para pelaku UMKM lokal.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi bukti komitmen bersama untuk membangun Sidoarjo melalui harmoni budaya dan penguatan ekonomi kreatif.
Bupati Subandi menegaskan bahwa Sidoarjo Culture in Harmony bukan sekadar pameran budaya, melainkan wujud nyata sinergi antara warisan tradisional dan kreativitas modern.
“Sidoarjo memiliki kekayaan budaya luar biasa, mulai dari motif batik khas, kuliner tradisional, hingga kerajinan lokal. Ini bagian dari identitas kita yang harus dijaga dan dikembangkan,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya daerah.
“Kita ingin budaya Sidoarjo tidak hanya dikenang, tetapi juga dibanggakan oleh generasi muda. Kreativitas modern harus berjalan seiring dengan nilai-nilai tradisi,” tambahnya.
Subandi turut mendorong Dekranasda dan para pelaku UMKM agar terus berinovasi dan menjadikan budaya lokal sebagai inspirasi produk unggulan daerah.
“Mari kita gunakan produk kita sendiri. Kalau masyarakat bangga memakai batik Sidoarjo, Insya Allah ekonomi kreatif kita tumbuh pesat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Sidoarjo dr Sriatun Subandi mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya festival tersebut. Ia berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung kegiatan yang bertujuan memperkenalkan potensi unggulan daerah sekaligus melestarikan budaya lokal Sidoarjo.
“Saya mohon semua tamu dan masyarakat berkunjung ke stan-stan pameran yang sudah disiapkan untuk melihat langsung karya pelaku UMKM kita,” ujarnya.
Sebagai figur berlatar belakang pengusaha, Bupati Subandi menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus memberikan dampak nyata terhadap ekonomi masyarakat.
“Saya lahir dari dunia entrepreneur. Jadi kegiatan ini jangan hanya seremonial, tapi harus jadi langkah konkret untuk membangkitkan ekonomi melalui Dekranasda dan UMKM,” tandasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista