SIDOARJO - Warga Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono melakukan aksi protes terhadap jalan rusak. Dalam aksi tersebut warga menanam pohon pisang di tengah jalan.
Dari pantauan Radar Sidoarjo, jalan rusak sangat parah. Ditambah tak ada drainase di jalan tersebut. Sehingga menyebabkan genangan selama musim hujan.
Kurang lebihnya terdapat 40 pohon pisang yang ditanam di tengah jalan. Beserta tulisan-tulisan keresahan yang dialami oleh warga.
Ketua RT 14, Sahlan mengatakan jika aksi tersebut merupakan bentuk keresahan warga. Lantaran kerusakan jalan tak kunjung juga diperbaiki.
"Aksi ini karena warga merasa geram, jalan yang sudah lama rusak tak segera diperbaiki," ucapnya saat ditemui di lokasi, Rabu (20/3).
Baca Juga: Jalan Lingkar Timur dan Jalan Brigjen Katamso Waru Sidoarjo Mulai Diperbaiki
Sahlan menjelaskan, jika jalan yang rusak parah diperkirakan sepanjang 300 meter. Dia menyebut pihak Pemkab tak pernah melakukan pengecekan jalan.
"Akibat jalan yang rusak setiap malam warga, gotong-royong jaga jalan untuk menolong pengendara yang jatuh, terutama saat hujan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA), Dwi Eko Saptono mengatakan, pihaknya merespon cepat keluhan warga. Karena itu langsung menerjunkan pasukan dan alat berat.
"Sekarang (langsung saya perbaiki, red) sudah saya turunkan satgas dan alat berat," ucapnya saat dihubungi.
Eko menjelaskan, pihaknya akan melakukan peninggian jalan tersebut. "Untuk yang diintervensi kurang lebih 100 meter, dengan metode peninggian jalan agregat A kurang lebih 10 cm dan langsung dilapisi dengan aspal," pungkasnya. (sai/vga)
Editor : Vega Dwi Arista