alexametrics
28 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Jalan Membahayakan, Akses Overpass Masangan Wetan Bakal Diperbaiki

SIDOARJO – Overpass Masangan Wetan sudah mampu memecah kemacetan. Mulai kendaraan dari arah Ganting Kecamatan Gedangan menuju Masangan Wetan dan Kloposepuluh Kecamatan Sukodono. Namun, jalan alternatif yang sudah dioperasikan sejak 2020 itu masih menyisakan kendala.

Akses overpass yang menanjak, membuat kendaraan pengangkut barang sedikit kesulitan. Sehingga hampir tiap bulan kendaraan berat terguling dan membuat muatan yang dibawa tersebut berceceran di jalan.

Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa  Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sidoarjo Dwi Tjahjo Mardisunu menjelaskan, elevasi atau ketajaman di sana memang tinggi.

“Overpass kurang standar,” katanya.

Sehingga mengakibatkan truk melorot, dan tidak kuat menanjak. “Kurang standar elevasinya,” imbuhnya.

Sunu mengatakan, akses pembangunan overpass akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo. Hingga nantinya sesuai standar.

Apalagi overpass lama rencananya dibongkar. Sementara keduanya masih berfungsinya.

“Pembongkaran overpass lama dilakukan jika overpass baru sudah siap dan standar,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPUBMSDA Sidoarjo Muhammad Yunan Khoiron menegaskan, penuntasan akses untuk lokasi tersebut saat ini masih diusulkan di tahun 2022.

Yunan menguraikan, proses awal overpass dibangun oleh Kementerian PUPR melalui PT Jasa Marga. Sedang aksesnya diminta pemkab untuk melanjutkan pembangunannya.

“Untuk kajian dilaksanakan oleh Jasa Marga. Saat ini kami lagi nyusun DED yang diperkirakan menelan biaya Rp 6 miliar,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Oktober sedikitnya sudah ada dua kejadian truk terguling di overpass Masangan Wetan. Pertama pada 4 Oktober truk bok pengangkut air mineral. Truk tersebut terguling saat akan menanjak.

Kedua , pada 25 Oktober. Truk nopol W 8494 U bermuatan asbes itu tak terkendali saat berusaha belok kiri menanjaki overpass tersebut. (rpp/vga)

SIDOARJO – Overpass Masangan Wetan sudah mampu memecah kemacetan. Mulai kendaraan dari arah Ganting Kecamatan Gedangan menuju Masangan Wetan dan Kloposepuluh Kecamatan Sukodono. Namun, jalan alternatif yang sudah dioperasikan sejak 2020 itu masih menyisakan kendala.

Akses overpass yang menanjak, membuat kendaraan pengangkut barang sedikit kesulitan. Sehingga hampir tiap bulan kendaraan berat terguling dan membuat muatan yang dibawa tersebut berceceran di jalan.

Kepala Bidang Manajemen dan Rekayasa  Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sidoarjo Dwi Tjahjo Mardisunu menjelaskan, elevasi atau ketajaman di sana memang tinggi.

“Overpass kurang standar,” katanya.

Sehingga mengakibatkan truk melorot, dan tidak kuat menanjak. “Kurang standar elevasinya,” imbuhnya.

Sunu mengatakan, akses pembangunan overpass akan dilanjutkan oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo. Hingga nantinya sesuai standar.

Apalagi overpass lama rencananya dibongkar. Sementara keduanya masih berfungsinya.

“Pembongkaran overpass lama dilakukan jika overpass baru sudah siap dan standar,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPUBMSDA Sidoarjo Muhammad Yunan Khoiron menegaskan, penuntasan akses untuk lokasi tersebut saat ini masih diusulkan di tahun 2022.

Yunan menguraikan, proses awal overpass dibangun oleh Kementerian PUPR melalui PT Jasa Marga. Sedang aksesnya diminta pemkab untuk melanjutkan pembangunannya.

“Untuk kajian dilaksanakan oleh Jasa Marga. Saat ini kami lagi nyusun DED yang diperkirakan menelan biaya Rp 6 miliar,” jelasnya.

Seperti diketahui, pada Oktober sedikitnya sudah ada dua kejadian truk terguling di overpass Masangan Wetan. Pertama pada 4 Oktober truk bok pengangkut air mineral. Truk tersebut terguling saat akan menanjak.

Kedua , pada 25 Oktober. Truk nopol W 8494 U bermuatan asbes itu tak terkendali saat berusaha belok kiri menanjaki overpass tersebut. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/