alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Peserta Lolos Jalur Prestasi Sekolah Akan Disebar

SIDOARJO – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN jalur prestasi hasil penilaian sekolah dan jalur perpindahan tugas orang tua, dimulai Minggu (30/5) dan akan berakhir Selasa (1/6). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo akan melakukan pemerataan siswa agar tidak hanya terpusat di beberapa SMPN saja.

Kepala Bidang Pendidikan SMP Dikbud Sidoarjo Rudi Pujiantoro menjelaskan, jalur prestasi memiliki kuota paling banyak 30 persen dari daya tampung sekolah.

“20 persen telah diisi dari hasil perlombaan, pertandingan dan penghargaan di bidang akademik maupun non akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi atau tingkat kabupaten dan kota,” katanya.

Sementara itu PPDB jalur prestasi hasil penilaian sekolah diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi nilai rapor pada lima semester terakhir.

Nilai rapor pada lima semester terakhir, nilai ujian sekolah dan hasil penilaian sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan yang ditentukan oleh kepala sekolah bersama dewan guru dengan kuota 80 persen dari kuota jalur prestasi, diprioritaskan calon peserta didik baru yang bertempat tinggal terdekat dengan sekolah tujuan.

Prestasi sebagaimana dimaksud dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala SD/MI Negeri/Swasta, diketahui oleh pengawas pembina, dilampiri berita acara dan daftar hadir rapat penentuan peserta didik kelas enam berprestasi.

Prestasi dimaksud dihitung dengan rasio setiap 14 peserta didik dipilih satu peserta didik berprestasi. Jika terdapat sisa lebih dari kelipatan berjumlah 10 atau lebih, maka ditambah satu peserta didik berprestasi.

Sedangkan satuan pendidikan SD/MI yang hanya memiliki satu rombel dengan jumlah peserta didik kurang dari 14 dipilih satu peserta didik berprestasi.

Rudi mengatakan banyak dari peserta PPDB jalur prestasi hasil penilaian sekolah memilih sekolah yang diinginkan seperti SMPN 1, SMPN 2 dan beberapa SMPN lainnya di pusat kota Sidoarjo.

“Karena kuota terbatas, siswa yang tidak diterima akan kita geser ke SMPN terdekat dengan rumah,” tandasnya. (rpp/opi)

 

SIDOARJO – Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) SMPN jalur prestasi hasil penilaian sekolah dan jalur perpindahan tugas orang tua, dimulai Minggu (30/5) dan akan berakhir Selasa (1/6). Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sidoarjo akan melakukan pemerataan siswa agar tidak hanya terpusat di beberapa SMPN saja.

Kepala Bidang Pendidikan SMP Dikbud Sidoarjo Rudi Pujiantoro menjelaskan, jalur prestasi memiliki kuota paling banyak 30 persen dari daya tampung sekolah.

“20 persen telah diisi dari hasil perlombaan, pertandingan dan penghargaan di bidang akademik maupun non akademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi atau tingkat kabupaten dan kota,” katanya.

Sementara itu PPDB jalur prestasi hasil penilaian sekolah diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi nilai rapor pada lima semester terakhir.

Nilai rapor pada lima semester terakhir, nilai ujian sekolah dan hasil penilaian sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan dan keterampilan yang ditentukan oleh kepala sekolah bersama dewan guru dengan kuota 80 persen dari kuota jalur prestasi, diprioritaskan calon peserta didik baru yang bertempat tinggal terdekat dengan sekolah tujuan.

Prestasi sebagaimana dimaksud dibuktikan dengan surat keterangan dari kepala SD/MI Negeri/Swasta, diketahui oleh pengawas pembina, dilampiri berita acara dan daftar hadir rapat penentuan peserta didik kelas enam berprestasi.

Prestasi dimaksud dihitung dengan rasio setiap 14 peserta didik dipilih satu peserta didik berprestasi. Jika terdapat sisa lebih dari kelipatan berjumlah 10 atau lebih, maka ditambah satu peserta didik berprestasi.

Sedangkan satuan pendidikan SD/MI yang hanya memiliki satu rombel dengan jumlah peserta didik kurang dari 14 dipilih satu peserta didik berprestasi.

Rudi mengatakan banyak dari peserta PPDB jalur prestasi hasil penilaian sekolah memilih sekolah yang diinginkan seperti SMPN 1, SMPN 2 dan beberapa SMPN lainnya di pusat kota Sidoarjo.

“Karena kuota terbatas, siswa yang tidak diterima akan kita geser ke SMPN terdekat dengan rumah,” tandasnya. (rpp/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/