alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Perbaikan Jalan Terkendala Anggaran Macet

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo kemarin (29/12) akhirnya memanggil Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Tujuannya membahas banyaknya keluhan warga terkait jalan rusak. Faktor terbatasnya anggaran dianggap jadi kendala terbesar lambatnya penambalan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno mengungkapkan jika memang banyak jalan di Sidoarjo yang kondisinya rusak. Mulai dari di kecamatan Prambon, Krian maupun Sedati. “Harapannya ada perbaikan kinerja, sehingga jalan di Sidoarjo nantinya tidak ada masalah,” katanya.

Menanggapi hal itu, Plt Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUBMSDA Mujiono menguriakan jika memang ada beragam kendala terkait pengerjaan perbaikan jalan. Pertama adalah masalah pengadaan material perbaikan jalan yang baru dilaksanakan 5 November lalu. “Adakan 400 ton, baru terealisasi 70 ton. Nanti akan terus berlanjut,” katanya.

Namun, lanjut Mujiono, saat ini kondisi juga musim hujan. Hal itu juga menjadi kendala tersendiri dalam kegiatan perbaikan jalan.

Bukan hanya masalah material dan cuaca, kendala perbaikan jalan juga muncul dari sisi sumber daya manusia. Dinas PUBMSDA mengandalkan 3 satgas yang memang khusus melakukan perbaikan jalan. Satu satgas berisi 7 orang. Sayangnya ada anggota di satu satgas yang sakit, sehingga tidak bisa bekerja optimal. “Maunya nambah satgas lagi, tapi juga terkendala anggaran,” imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut Mujiono, pihaknya juga telah banyak menampung keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan rusak di Sidoarjo. Namun faktor ketersediaan anggaran juga menambah kendala dalam realisasi kegiatan. ” Saat ini DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) juga sudah di kunci. Kami minta ke TAPD dan Komisi C untuk ketersediaan anggaran,” imbuhnya.

Mujiono menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga tidak akan tingal diam. Yang bisa di lakukan adalah dengan memgoptimalkan material yang sudah ada untuk penambalan jalan.

Dalam kesempatan itu juga, anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Nurhendriyati Ningsih juga menanggapi permasalahan anggaran tersebut. Menurutnya nanti di tahun 2021 juga bakal ada lagi pembahasan anggaran yang melingkupi di seluruh Komisi A sampai D.

Tentu DPRD juga akan mengupayakan alokasi anggaran untuk perbaikan jalan. “Apalagi Bupati yang baru nanti juga bakal fokus ke perbaikan Infrastruktur. Tentu kami akan suport,” pungkas politikus Nasdem itu. (son/vga)

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo kemarin (29/12) akhirnya memanggil Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA). Tujuannya membahas banyaknya keluhan warga terkait jalan rusak. Faktor terbatasnya anggaran dianggap jadi kendala terbesar lambatnya penambalan.

Dalam kesempatan itu, Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno mengungkapkan jika memang banyak jalan di Sidoarjo yang kondisinya rusak. Mulai dari di kecamatan Prambon, Krian maupun Sedati. “Harapannya ada perbaikan kinerja, sehingga jalan di Sidoarjo nantinya tidak ada masalah,” katanya.

Menanggapi hal itu, Plt Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUBMSDA Mujiono menguriakan jika memang ada beragam kendala terkait pengerjaan perbaikan jalan. Pertama adalah masalah pengadaan material perbaikan jalan yang baru dilaksanakan 5 November lalu. “Adakan 400 ton, baru terealisasi 70 ton. Nanti akan terus berlanjut,” katanya.

Namun, lanjut Mujiono, saat ini kondisi juga musim hujan. Hal itu juga menjadi kendala tersendiri dalam kegiatan perbaikan jalan.

Bukan hanya masalah material dan cuaca, kendala perbaikan jalan juga muncul dari sisi sumber daya manusia. Dinas PUBMSDA mengandalkan 3 satgas yang memang khusus melakukan perbaikan jalan. Satu satgas berisi 7 orang. Sayangnya ada anggota di satu satgas yang sakit, sehingga tidak bisa bekerja optimal. “Maunya nambah satgas lagi, tapi juga terkendala anggaran,” imbuhnya.

Sebenarnya, lanjut Mujiono, pihaknya juga telah banyak menampung keluhan masyarakat terkait banyaknya jalan rusak di Sidoarjo. Namun faktor ketersediaan anggaran juga menambah kendala dalam realisasi kegiatan. ” Saat ini DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) juga sudah di kunci. Kami minta ke TAPD dan Komisi C untuk ketersediaan anggaran,” imbuhnya.

Mujiono menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga tidak akan tingal diam. Yang bisa di lakukan adalah dengan memgoptimalkan material yang sudah ada untuk penambalan jalan.

Dalam kesempatan itu juga, anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Nurhendriyati Ningsih juga menanggapi permasalahan anggaran tersebut. Menurutnya nanti di tahun 2021 juga bakal ada lagi pembahasan anggaran yang melingkupi di seluruh Komisi A sampai D.

Tentu DPRD juga akan mengupayakan alokasi anggaran untuk perbaikan jalan. “Apalagi Bupati yang baru nanti juga bakal fokus ke perbaikan Infrastruktur. Tentu kami akan suport,” pungkas politikus Nasdem itu. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/