alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Sudah Disurvei, Bedah Warung Siap Direalisasikan 

SIDOARJO – Bedah warung kelontong untuk meningkatkan perekonomian warga Sidoarjo mulai dijalankan. Toko kelontong yang akan menjadi sasaran sudah disurvei. Hasilnya sebanyak 26 toko kelontong siap dibedah.

Toko itu di antaranya terdapat di Desa Wonomelati Kecamatan Krembung, Becirongengor dan Semambung Kecamatan Wonoayu, Desa Tempel Kecamatan Krian, Masangan Kulon Kecamatan Sukodono serta Desa Banjarsari Kecamatan Buduran.

Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan bedah 26 warung bisa selesai Desember mendatang.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Listyaningsih mengatakan, ada 1.050 toko kelontong milik masyarakat yang ada di 18 kecamatan akan mendapat bantuan kemitraan corporate social responsibility dari swalayan-swalayan besar.

Program kemitraan ini akan dilakukan sampai tahun 2023 mendatang. Sementara itu, jumlah swalayan yang digandeng pemkab sebanyak 18 perusahaan. Seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Hero, Matahari dan Transmart.

Lis menjelaskan, bantuan dari para swalayan atau toko ritel ini, bentuknya tidak sama. Disesuaikan kebutuhan warung tersebut. Ada yang membantu secara fisik dengan membedah bangunan toko, juga ada yang membantu sarana, membantu barang, hingga membantu strategi marketing cara membesarkan omzet toko yang bersangkutan. “Sebab kebutuhan setiap toko tidak sama,” katanya Selasa (30/11).

Dirinya menegaskan jika perusahaan mengalami kendala menemukan target bedah warung, maka data tersebut bisa didapatkan di Disperindag. “Kecamatan sudah menyertakan data itu,” imbuhnya.

Nurhudin Humas PT Indomarco Prismatama mengatakan, pihaknya telah mensurvei 12 pemilik warung kelontong. Sekarang dalam tahap perhitungan rencana anggaran biaya dan pembuatan desain. “Akhir tahun ini bisa terselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Aditya Pratama perwakilan dari Alfamidi mengatakan pihaknya memulai bedah warung pada  Desember ini.

“Ada tiga yang akan kami bedah. Lokasi satu di Porong dan dua di Candi,” pungkasnya. (rpp/vga)

SIDOARJO – Bedah warung kelontong untuk meningkatkan perekonomian warga Sidoarjo mulai dijalankan. Toko kelontong yang akan menjadi sasaran sudah disurvei. Hasilnya sebanyak 26 toko kelontong siap dibedah.

Toko itu di antaranya terdapat di Desa Wonomelati Kecamatan Krembung, Becirongengor dan Semambung Kecamatan Wonoayu, Desa Tempel Kecamatan Krian, Masangan Kulon Kecamatan Sukodono serta Desa Banjarsari Kecamatan Buduran.

Pemkab Sidoarjo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menargetkan bedah 26 warung bisa selesai Desember mendatang.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sidoarjo Listyaningsih mengatakan, ada 1.050 toko kelontong milik masyarakat yang ada di 18 kecamatan akan mendapat bantuan kemitraan corporate social responsibility dari swalayan-swalayan besar.

Program kemitraan ini akan dilakukan sampai tahun 2023 mendatang. Sementara itu, jumlah swalayan yang digandeng pemkab sebanyak 18 perusahaan. Seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Hero, Matahari dan Transmart.

Lis menjelaskan, bantuan dari para swalayan atau toko ritel ini, bentuknya tidak sama. Disesuaikan kebutuhan warung tersebut. Ada yang membantu secara fisik dengan membedah bangunan toko, juga ada yang membantu sarana, membantu barang, hingga membantu strategi marketing cara membesarkan omzet toko yang bersangkutan. “Sebab kebutuhan setiap toko tidak sama,” katanya Selasa (30/11).

Dirinya menegaskan jika perusahaan mengalami kendala menemukan target bedah warung, maka data tersebut bisa didapatkan di Disperindag. “Kecamatan sudah menyertakan data itu,” imbuhnya.

Nurhudin Humas PT Indomarco Prismatama mengatakan, pihaknya telah mensurvei 12 pemilik warung kelontong. Sekarang dalam tahap perhitungan rencana anggaran biaya dan pembuatan desain. “Akhir tahun ini bisa terselesaikan,” katanya.

Sementara itu, Aditya Pratama perwakilan dari Alfamidi mengatakan pihaknya memulai bedah warung pada  Desember ini.

“Ada tiga yang akan kami bedah. Lokasi satu di Porong dan dua di Candi,” pungkasnya. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/