alexametrics
27 C
Sidoarjo
Thursday, 19 May 2022

SMK YPM 8 Sidoarjo Bentuk Duta Anti Bullying

SIDOARJO – Berbagai upaya perundungan di kalangan pelajar terus dicegah. Salah satu caranya dengan pembentukan Duta Anti Bullying. Seperti yang dilakukan SMK YPM 8 Sidoarjo.

Jumat (29/10), duta itu juga telah diresmikan. Peresmian itu juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sidoarjo Lutfi Isa Anshori. Termasuk Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Kisyanto bersama guru dan perwakilan siswa.

Kisyanto mengatakan, Duta Anti Bullying itu memiliki fungsi untuk menguatkan perilaku siswa. Menurutnya, aksi bullying langsung memang jarang terjadi, tapi bullying melalui media sosial yang cukup banyak.
“Sekolah sebagai salah satu pilar masyarakat untuk memberikan pengetahuan tentang bullying,” tuturnya.

Dengan adanya duta itu, SMK YPM 8 Sidoarjo diharapkan mampu menjadi pusat untuk pengembangan siswa anti bullying.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo Lutfi Isa Anshori mengatakan, program anti perundungan itu cukup tepat kalau dilaksanakan di sekolah. Siswa perlu diberi tahu berbagai bentuk perundungan fisik atau non fisik. Sehingga saat bermedia sosial akan bisa memilih. Termasuk mencegah kegiatan perundungan. “Kadang itu siswa tidak tahu kalau melakukan perundungan,” imbuhnya.

Lutfi menambahkan, kegiatan itu akan mampu membekali siswa untuk mengatisipasi perilaku bullying. Mereka tahu mana yang benar dan salah.

Sementara itu, Bintang Maesa Hafta kelas X angen anti perundungan mengatakan, ia cukup senang terpilih dalam bagian duta anti perundungan. Ia akan bekerja keras untuk mencegah perundungan yang terjadi di sekitarnya.
“Entah di sekolah atau di manapun harus mencegah supaya tidak terjadi perundungan,” ungkapnya. (son/vga)

SIDOARJO – Berbagai upaya perundungan di kalangan pelajar terus dicegah. Salah satu caranya dengan pembentukan Duta Anti Bullying. Seperti yang dilakukan SMK YPM 8 Sidoarjo.

Jumat (29/10), duta itu juga telah diresmikan. Peresmian itu juga dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Sidoarjo Lutfi Isa Anshori. Termasuk Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Kisyanto bersama guru dan perwakilan siswa.

Kisyanto mengatakan, Duta Anti Bullying itu memiliki fungsi untuk menguatkan perilaku siswa. Menurutnya, aksi bullying langsung memang jarang terjadi, tapi bullying melalui media sosial yang cukup banyak.
“Sekolah sebagai salah satu pilar masyarakat untuk memberikan pengetahuan tentang bullying,” tuturnya.

Dengan adanya duta itu, SMK YPM 8 Sidoarjo diharapkan mampu menjadi pusat untuk pengembangan siswa anti bullying.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo Lutfi Isa Anshori mengatakan, program anti perundungan itu cukup tepat kalau dilaksanakan di sekolah. Siswa perlu diberi tahu berbagai bentuk perundungan fisik atau non fisik. Sehingga saat bermedia sosial akan bisa memilih. Termasuk mencegah kegiatan perundungan. “Kadang itu siswa tidak tahu kalau melakukan perundungan,” imbuhnya.

Lutfi menambahkan, kegiatan itu akan mampu membekali siswa untuk mengatisipasi perilaku bullying. Mereka tahu mana yang benar dan salah.

Sementara itu, Bintang Maesa Hafta kelas X angen anti perundungan mengatakan, ia cukup senang terpilih dalam bagian duta anti perundungan. Ia akan bekerja keras untuk mencegah perundungan yang terjadi di sekitarnya.
“Entah di sekolah atau di manapun harus mencegah supaya tidak terjadi perundungan,” ungkapnya. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/