alexametrics
30 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Pembangunan Puskesmas Gedangan Dinilai Kurang Layak

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo mengkritisi hasil sebagian pembangunan Puskesmas Gedangan yang saat ini belum tuntas. Bangunan itu dinilai banyak kejanggalan. Hal itu disampaikan usai melakukan sidak di lokasi yang berada di Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan itu.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo M Nizar mengungkapkan, dia bersama sejumlah anggota Komisi C melakukan sidak untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pembangunan Puskesmas Gedangan. Saat sampai di puskesmas itu, beberapa anggota dewan terheran-heran. “Beton cornya melengkung, jalan parkir juga curam. Nampak jelas kurang layak,” keluhnya.

Karena itulah, dalam waktu dekat Komisi C juga bakal menindaklanjuti temuan tersebut. Salah satunya dengan memanggil sejumlah pihak terkait. Saat ini proses pembangunan puskesmas itu juga belum tuntas. Masih nampak rangka bangunan yang terbuat dari beton cor.

Merujuk data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sidoarjo, pembangunan Puskesmas Gedangan itu dianggarkan dengan nilai pagu proyek Rp 6,2 miliar. Pemenang tender proyek adalah CV Bima Sakti. Dan hasil penawarannya, menjadi Rp 5,3 miliar.

Nizar menegaskan, jika pembangunan Puskesmas Gedangan itu amburadul maka akan berdampak pada pelayanan kesehatan. Selain kurang nyaman, kontruksi bangunan dikhawatirkan kurang kokoh. “Apalagi bangunan itu untuk pelayanan kesehatan yang harus jadi prioritas,” pungkasnya. (son/nis)

SIDOARJO – Komisi C DPRD Sidoarjo mengkritisi hasil sebagian pembangunan Puskesmas Gedangan yang saat ini belum tuntas. Bangunan itu dinilai banyak kejanggalan. Hal itu disampaikan usai melakukan sidak di lokasi yang berada di Desa Ketajen, Kecamatan Gedangan itu.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo M Nizar mengungkapkan, dia bersama sejumlah anggota Komisi C melakukan sidak untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait pembangunan Puskesmas Gedangan. Saat sampai di puskesmas itu, beberapa anggota dewan terheran-heran. “Beton cornya melengkung, jalan parkir juga curam. Nampak jelas kurang layak,” keluhnya.

Karena itulah, dalam waktu dekat Komisi C juga bakal menindaklanjuti temuan tersebut. Salah satunya dengan memanggil sejumlah pihak terkait. Saat ini proses pembangunan puskesmas itu juga belum tuntas. Masih nampak rangka bangunan yang terbuat dari beton cor.

Merujuk data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sidoarjo, pembangunan Puskesmas Gedangan itu dianggarkan dengan nilai pagu proyek Rp 6,2 miliar. Pemenang tender proyek adalah CV Bima Sakti. Dan hasil penawarannya, menjadi Rp 5,3 miliar.

Nizar menegaskan, jika pembangunan Puskesmas Gedangan itu amburadul maka akan berdampak pada pelayanan kesehatan. Selain kurang nyaman, kontruksi bangunan dikhawatirkan kurang kokoh. “Apalagi bangunan itu untuk pelayanan kesehatan yang harus jadi prioritas,” pungkasnya. (son/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/