alexametrics
24 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Hambat Normalisasi Losing Gedangrowo, 80 Bangli Ditertibkan

SIDOARJO – Normalisasi kali Losing Gedangrowo di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, masih terhambat. Prosesnya harus menunggu pembongkaran beberapa bangunan liar (bangli) lagi. Padahal setelah peningkatan jalan beton tuntas bulan ini, target selanjutnya adalah normalisasi sungai itu.

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo mencatat ada 80 bangli yang menghalangi proses normalisasi sungai nantinya. “Pembongkaran masih 28 unit bangle lagi,” kata Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan DPUBMSDA Sidoarjo Shanty Wahyu Anggraini, Selasa (29/9).

Shanty menegaskan, normalisasi Kali Losing Gedangrowo tidak hanya mengeruk sedimentasi dan menambah kedalamannya saja. Tapi juga akan diperlebar. Yakni, dari 1,5 meter jadi lima meter. Misalnya titik yang perlu pelebaran di lahan dulu bekas KUD sedikit ke bagian hilir. Dan di depan SMPN 2 Tanggulangin sedikit ke barat. “Pelebarannya harus membebaskan lahan dulu dan menertibkan bangli. Manual swakelola. Dan menunggu PAK,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, DPUBMSDA tidak hanya mendata bangli di Desa Kedungbanteng tapi juga Desa Banjarasri. Sebab dalam PAK sisi sungai tersier yang di sektor Banjarasri ikut dinormalisasi. Saat musim penghujan tiba, air disana banyak mengalir dari sungai tersier yang kembali ke arah barat.

Sehingga akan dinormalisasi ke sisi timur. Harapannya, agar tidak membebani sungai Gedangrowo. “Saluran depan SDN Banjarasri yang mau ke Desa Penatarsewu juga kita normalisasi,” pungkasnya. (rpp/nis)

SIDOARJO – Normalisasi kali Losing Gedangrowo di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin, masih terhambat. Prosesnya harus menunggu pembongkaran beberapa bangunan liar (bangli) lagi. Padahal setelah peningkatan jalan beton tuntas bulan ini, target selanjutnya adalah normalisasi sungai itu.

Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo mencatat ada 80 bangli yang menghalangi proses normalisasi sungai nantinya. “Pembongkaran masih 28 unit bangle lagi,” kata Kepala Bidang Irigasi dan Pematusan DPUBMSDA Sidoarjo Shanty Wahyu Anggraini, Selasa (29/9).

Shanty menegaskan, normalisasi Kali Losing Gedangrowo tidak hanya mengeruk sedimentasi dan menambah kedalamannya saja. Tapi juga akan diperlebar. Yakni, dari 1,5 meter jadi lima meter. Misalnya titik yang perlu pelebaran di lahan dulu bekas KUD sedikit ke bagian hilir. Dan di depan SMPN 2 Tanggulangin sedikit ke barat. “Pelebarannya harus membebaskan lahan dulu dan menertibkan bangli. Manual swakelola. Dan menunggu PAK,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, DPUBMSDA tidak hanya mendata bangli di Desa Kedungbanteng tapi juga Desa Banjarasri. Sebab dalam PAK sisi sungai tersier yang di sektor Banjarasri ikut dinormalisasi. Saat musim penghujan tiba, air disana banyak mengalir dari sungai tersier yang kembali ke arah barat.

Sehingga akan dinormalisasi ke sisi timur. Harapannya, agar tidak membebani sungai Gedangrowo. “Saluran depan SDN Banjarasri yang mau ke Desa Penatarsewu juga kita normalisasi,” pungkasnya. (rpp/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/