alexametrics
25 C
Sidoarjo
Saturday, 28 May 2022

Di 2022 Tak Ada Sekolah Rusak di Sidoarjo

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo dari tahun ke tahun mengejar agar tidak ada lagi sekolah rusak. Pembenahan ruang rusak sedang hingga berat terus dilakukan.

Karena itu setiap tahun rehab sekolah masih dilakukan. Perbaikan sarana pendidikan juga bakal memberikan kenyamanan kepada siswa yang nanti bersekolah. Ketika pembelajaran tatap muka dimulai, para siswa bakal semangat ke sekolah.

Rehab sekolah rusak salah satunya ada di SDN Gebang 2. Sekolah yang berada di tengah tambak Dusun Pucukan, Kelurahan Gebang ini, bangunan kelasnya rusak berat. Sehingga harus dibenahi.

“Pengerjaannya 75 hari. Dimulai awal Juli,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dikbud Sidoarjo Bambang Eko Wiroyudho, Minggu (29/8).

Bambang mengatakan, tahun ini ada 78 SDN yang direhab. Seperti SDN Gilang 1 Kecamatan Taman, SDN Randegan Kecamatan Tanggulangin, SDN Pangkemiri 1 Kecamatan Tulangan, dan SDN Kramat Temenggung 1 Kecamatan Tarik. “Kerusakannya beragam. Sedang hingga berat,” katanya.

Sementara itu, kata Bambang, masih ada sekitar 29 SDN lagi yang perlu direnovasi. Hal itu diusulkan bisa digarap tahun depan. Ia mengungkapkan bahwa sekolah rusak hanya ada di jenjang sekolah dasar.

“SMPN sudah bagus semua. Hanya SDN yang masih ada. Semoga tahun depan tuntas. Tidak ada lagi SDN rusak,” ungkapnya.

Misalnya, SDN Lemahputro 3 Sidoarjo, SDN Bangsri Sukodono, SDN Bungurasih, SDN Grinting Tulangan, dan SDN Tambakrejo Waru juga membutuhkan perbaikan. Selain perbaikan 29 SDN itu, Pemkab Sidoarjo juga merencanakan untuk perbaikan fasilitas penunjang sekolah. Total ada enam pekerjaan fisik di SDN untuk melengkapi fasilitas sekolah.

Yakni, pavingisasi halaman SDN Rejeni Krembung, pavingisasi SDN Singogalih, pembangunan pagar belakang SDN Kemuning Kecamatan Tarik, pembangunan pagar depan SDN Lajuk Porong, pembangunan perpustakaan SDN Cemengkalang 2 Sidoarjo, dan pembangunan ruang guru SDN Bogempinggir Kecamatan Balongbendo.

Namun, untuk penambahan ruang kelas baru tidak ada. Hanya perbaikan. Menurutnya, jika 29 SDN itu diperbaiki tahun depan, tidak ada lagi SDN yang rusak berat. “Setiap tahun ada perbaikan, jadi ke depan sudah bagus semua,” ujar Bambang. (rpp/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo dari tahun ke tahun mengejar agar tidak ada lagi sekolah rusak. Pembenahan ruang rusak sedang hingga berat terus dilakukan.

Karena itu setiap tahun rehab sekolah masih dilakukan. Perbaikan sarana pendidikan juga bakal memberikan kenyamanan kepada siswa yang nanti bersekolah. Ketika pembelajaran tatap muka dimulai, para siswa bakal semangat ke sekolah.

Rehab sekolah rusak salah satunya ada di SDN Gebang 2. Sekolah yang berada di tengah tambak Dusun Pucukan, Kelurahan Gebang ini, bangunan kelasnya rusak berat. Sehingga harus dibenahi.

“Pengerjaannya 75 hari. Dimulai awal Juli,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dikbud Sidoarjo Bambang Eko Wiroyudho, Minggu (29/8).

Bambang mengatakan, tahun ini ada 78 SDN yang direhab. Seperti SDN Gilang 1 Kecamatan Taman, SDN Randegan Kecamatan Tanggulangin, SDN Pangkemiri 1 Kecamatan Tulangan, dan SDN Kramat Temenggung 1 Kecamatan Tarik. “Kerusakannya beragam. Sedang hingga berat,” katanya.

Sementara itu, kata Bambang, masih ada sekitar 29 SDN lagi yang perlu direnovasi. Hal itu diusulkan bisa digarap tahun depan. Ia mengungkapkan bahwa sekolah rusak hanya ada di jenjang sekolah dasar.

“SMPN sudah bagus semua. Hanya SDN yang masih ada. Semoga tahun depan tuntas. Tidak ada lagi SDN rusak,” ungkapnya.

Misalnya, SDN Lemahputro 3 Sidoarjo, SDN Bangsri Sukodono, SDN Bungurasih, SDN Grinting Tulangan, dan SDN Tambakrejo Waru juga membutuhkan perbaikan. Selain perbaikan 29 SDN itu, Pemkab Sidoarjo juga merencanakan untuk perbaikan fasilitas penunjang sekolah. Total ada enam pekerjaan fisik di SDN untuk melengkapi fasilitas sekolah.

Yakni, pavingisasi halaman SDN Rejeni Krembung, pavingisasi SDN Singogalih, pembangunan pagar belakang SDN Kemuning Kecamatan Tarik, pembangunan pagar depan SDN Lajuk Porong, pembangunan perpustakaan SDN Cemengkalang 2 Sidoarjo, dan pembangunan ruang guru SDN Bogempinggir Kecamatan Balongbendo.

Namun, untuk penambahan ruang kelas baru tidak ada. Hanya perbaikan. Menurutnya, jika 29 SDN itu diperbaiki tahun depan, tidak ada lagi SDN yang rusak berat. “Setiap tahun ada perbaikan, jadi ke depan sudah bagus semua,” ujar Bambang. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/