alexametrics
27 C
Sidoarjo
Wednesday, 17 August 2022

Pembongkaran Bangunan untuk FR Segmen 2 Target Tuntas Pertengahan Juli

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mengebut pengerjaan proyek Frontage Road (FR) Gedangan-Lingkar Timur atau segmen 2. Targetnya pembongkaran bangunan bisa tuntas pada pertengahan Juli.

Saat ini petugas juga masih berjibaku untuk meratakan sejumlah bangunan yang telah dibebaskan di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan.

“Progresnya sekarang masih 50 persen,” kata Plt Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan.

Rizal menambahkan, sejauh ini belum ada kendala dalam pelaksanaan proyek FR segmen 2. Pembebasan lahan semua berjalan sesuai dengan rencana. “Masih seusai perencanaan,” imbuhnya.

Selain membongkar bangunan bekas rumah warga, petugas juga bakal membongkar sebagian pagar perusahaan yang ada di lokasi proyek FR segmen 2 itu. Lahan perusahaan yang dimaksud sudah dibebaskan baik skema hibah maupun ganti rugi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menambahkan, pembangunan proyek sepanjang 3,2 kilometer itu dikebut agar pembangunannya sesuai target. Ia mengharapkan awal tahun 2023 nanti FR mulai Aloha-Gedangan hingga  Buduran sudah dibuka dan bisa dilalui kendaraan roda dua atau lebih.

“Kami pantau terus agar tidak molor,” tegasnya.

Karena itu, tim di lapangan juga diperintahkan untuk menuntaskan sejumlah pembebasan lahan yang sempat mengganjal. Termasuk enam bidang rumah sisa di Desa Gedangan yang sempat belum terbebaskan.

Pemkab Sidoarjo saat ini juga masih memiliki pekerjaan rumah pembebasan lahan di kawasan Delta Sari. Ada 5 bidang bangunan di kawasan tersebut. (son/vga)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mengebut pengerjaan proyek Frontage Road (FR) Gedangan-Lingkar Timur atau segmen 2. Targetnya pembongkaran bangunan bisa tuntas pada pertengahan Juli.

Saat ini petugas juga masih berjibaku untuk meratakan sejumlah bangunan yang telah dibebaskan di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan.

“Progresnya sekarang masih 50 persen,” kata Plt Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan.

Rizal menambahkan, sejauh ini belum ada kendala dalam pelaksanaan proyek FR segmen 2. Pembebasan lahan semua berjalan sesuai dengan rencana. “Masih seusai perencanaan,” imbuhnya.

Selain membongkar bangunan bekas rumah warga, petugas juga bakal membongkar sebagian pagar perusahaan yang ada di lokasi proyek FR segmen 2 itu. Lahan perusahaan yang dimaksud sudah dibebaskan baik skema hibah maupun ganti rugi.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor menambahkan, pembangunan proyek sepanjang 3,2 kilometer itu dikebut agar pembangunannya sesuai target. Ia mengharapkan awal tahun 2023 nanti FR mulai Aloha-Gedangan hingga  Buduran sudah dibuka dan bisa dilalui kendaraan roda dua atau lebih.

“Kami pantau terus agar tidak molor,” tegasnya.

Karena itu, tim di lapangan juga diperintahkan untuk menuntaskan sejumlah pembebasan lahan yang sempat mengganjal. Termasuk enam bidang rumah sisa di Desa Gedangan yang sempat belum terbebaskan.

Pemkab Sidoarjo saat ini juga masih memiliki pekerjaan rumah pembebasan lahan di kawasan Delta Sari. Ada 5 bidang bangunan di kawasan tersebut. (son/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/