alexametrics
25 C
Sidoarjo
Friday, 27 May 2022

Pengadaan Bego Perlu Sepaket dengan Operator dan Perawatan

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mewacanakan untuk pengadaan alat berat (bego) di masing-masing kecamatan. Hal itu mendapat respons dari Komisi C DPRD Sidoarjo. Bahwa pengadaan bego harus sepaket dengan SDM operator dan perawatan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Nurhendriyati Ningsih, Selasa (27/4). Menurutnya, pengadaan bego atau alat berat itu tidak bisa berdiri sendiri. Artinya juga dibutuhkan SDM yang mengoperasikan termasuk dalam hal perawatan. “Ya harus sepaket,” tegasnya.

Politikus Nasdem itu menambahkan, rencana pengadaan alat berat untuk mempercepat normalisasi sungai di masing-masing kecamatan itu sebenarnya sudah diusulkan lama. Bahkan komisi C juga sempat merekomendasikan anggaran bego di tahun anggaran 2020. “Tapi waktu itu dicoret eksekutif,” imbuhnya.

Karena itu, jika memang nantinya mau ada lagi pengadaan alat berat. Maka harus bisa satu paket dengan SDM operator dan perawatannya. Tujuannya agar pengadaan alat berat yang tidak murah itu jangan sampai sia-sia.

Jangan sampai alat yang ada justru cepat rusak atau berkarat karena perawatan yang kurang baik. Pengadaan bego di tiap kecamatan itu baik karena menunjang percepatan normalisasi sungai.

Sehingga sungai – sungai di Sidoarjo tidak banyak pendangkalan ataupun penuh sampah. Otomatis masalah banjir di Sidoarjo sedikit banyak juga akan berkurang. Karena selama ini masalah sungai memang kerap menjadi keluhan masyarakat. Terutama jika musim hujan. Akan sering muncul sungai yang dangkal dan penuh rumput ataupun sampah.

Jika mengandalkan dari Dinas saja untuk normalisasi sungai tentu kurang maksimal untuk menjangkau seluruh wilayah Sidoarjo. Belum lagi sarpras di dinas juga masih terbatas. (son/opi)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo mewacanakan untuk pengadaan alat berat (bego) di masing-masing kecamatan. Hal itu mendapat respons dari Komisi C DPRD Sidoarjo. Bahwa pengadaan bego harus sepaket dengan SDM operator dan perawatan.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, Nurhendriyati Ningsih, Selasa (27/4). Menurutnya, pengadaan bego atau alat berat itu tidak bisa berdiri sendiri. Artinya juga dibutuhkan SDM yang mengoperasikan termasuk dalam hal perawatan. “Ya harus sepaket,” tegasnya.

Politikus Nasdem itu menambahkan, rencana pengadaan alat berat untuk mempercepat normalisasi sungai di masing-masing kecamatan itu sebenarnya sudah diusulkan lama. Bahkan komisi C juga sempat merekomendasikan anggaran bego di tahun anggaran 2020. “Tapi waktu itu dicoret eksekutif,” imbuhnya.

Karena itu, jika memang nantinya mau ada lagi pengadaan alat berat. Maka harus bisa satu paket dengan SDM operator dan perawatannya. Tujuannya agar pengadaan alat berat yang tidak murah itu jangan sampai sia-sia.

Jangan sampai alat yang ada justru cepat rusak atau berkarat karena perawatan yang kurang baik. Pengadaan bego di tiap kecamatan itu baik karena menunjang percepatan normalisasi sungai.

Sehingga sungai – sungai di Sidoarjo tidak banyak pendangkalan ataupun penuh sampah. Otomatis masalah banjir di Sidoarjo sedikit banyak juga akan berkurang. Karena selama ini masalah sungai memang kerap menjadi keluhan masyarakat. Terutama jika musim hujan. Akan sering muncul sungai yang dangkal dan penuh rumput ataupun sampah.

Jika mengandalkan dari Dinas saja untuk normalisasi sungai tentu kurang maksimal untuk menjangkau seluruh wilayah Sidoarjo. Belum lagi sarpras di dinas juga masih terbatas. (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/