alexametrics
31 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Pemkab Jamin Pendidikan dan Kesejahteraan Keluarga ABK Nanggala 402

SIDOARJO – Awan duka masih tebal menyelimuti keluarga korban kapal tenggelam KRI Nanggala 402 yang berada di Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memberikan dukungan dan menguatkan keluarga dengan mendatangi kediaman mereka yang ada di Kecamatan Krian dan Kecamatan Balongbendo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor Ali bersama Kepala Dinas Sosial Tirto Adi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asrofi takziyah ke rumah almarhum Serda TTU (ANM) Lutfi Anang di Perumahan Babadan Asri RT 15 RW 5 Desa Junwangi Kecamatan Krian, kediaman keluarga Sertu Lis Anumerta Edi Wibowo di Kelurahan Tambak Kemerakan Kecamatan Krian serta kediaman Letda (P) Mukh. Susanto di Dusun Serbo Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Selasa (27/4).

Rasa duka mendalam terasa saat tiba di rumah duka. Gus Muhdlor ikut menguatkan para keluarga yang terpukul karena kehilangan orang terkasihnya dalam sebuah tugas negara yang mulia.

Upaya-upaya dukungan terbaik dari pemerintah daerah siap diberikan kepada keluarga para patriot bangsa tersebut.

”Apapun yang diperlukan, tinggal disampaikan saja. Pemkab Sidoarjo siap memfasilitasi, karena beliau-beliau adalah patriot bangsa. Dukungan kita tidak sebanding dengan dedikasi dan pengabdian yang tulus dari para awak KRI Nanggala 402, yang tabah hingga akhir menjalankan tugas negara,” terang Bupati.

Menurut Muhdlor, warga Sidoarjo yang menjadi awak KRI Nanggala-402 adalah kebanggaan seluruh warga kabupaten, bahkan Indonesia.

”Beliau-beliau bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi telah menjadi kebanggaan Sidoarjo dan Indonesia. Mari terus lantunkan doa terbaik untuk beliau-beliau,” tutur Muhdlor.

Fasilitasi diantaranya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak korban tenggelamnya KRI Nanggala 402. Sebab anak para prajurit masih berada di usia sekolah. “Akan kami fasilitasi beasiswa sekolah gratis hingga kuliah,” ungkapnya.

Sementara perekonomian keluarga, pemkab juga memfasilitasi akses pekerjaan sesuai kemampuan yang dimiliki para istri.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lurah, kepala desa dan seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada 53 awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam misi negara di perairan Bali ini. (rpp/opi)

SIDOARJO – Awan duka masih tebal menyelimuti keluarga korban kapal tenggelam KRI Nanggala 402 yang berada di Sidoarjo. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memberikan dukungan dan menguatkan keluarga dengan mendatangi kediaman mereka yang ada di Kecamatan Krian dan Kecamatan Balongbendo.

Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor Ali bersama Kepala Dinas Sosial Tirto Adi dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Asrofi takziyah ke rumah almarhum Serda TTU (ANM) Lutfi Anang di Perumahan Babadan Asri RT 15 RW 5 Desa Junwangi Kecamatan Krian, kediaman keluarga Sertu Lis Anumerta Edi Wibowo di Kelurahan Tambak Kemerakan Kecamatan Krian serta kediaman Letda (P) Mukh. Susanto di Dusun Serbo Desa Bogempinggir, Kecamatan Balongbendo, Selasa (27/4).

Rasa duka mendalam terasa saat tiba di rumah duka. Gus Muhdlor ikut menguatkan para keluarga yang terpukul karena kehilangan orang terkasihnya dalam sebuah tugas negara yang mulia.

Upaya-upaya dukungan terbaik dari pemerintah daerah siap diberikan kepada keluarga para patriot bangsa tersebut.

”Apapun yang diperlukan, tinggal disampaikan saja. Pemkab Sidoarjo siap memfasilitasi, karena beliau-beliau adalah patriot bangsa. Dukungan kita tidak sebanding dengan dedikasi dan pengabdian yang tulus dari para awak KRI Nanggala 402, yang tabah hingga akhir menjalankan tugas negara,” terang Bupati.

Menurut Muhdlor, warga Sidoarjo yang menjadi awak KRI Nanggala-402 adalah kebanggaan seluruh warga kabupaten, bahkan Indonesia.

”Beliau-beliau bukan hanya kebanggaan keluarga, tapi telah menjadi kebanggaan Sidoarjo dan Indonesia. Mari terus lantunkan doa terbaik untuk beliau-beliau,” tutur Muhdlor.

Fasilitasi diantaranya memberikan akses pendidikan bagi anak-anak korban tenggelamnya KRI Nanggala 402. Sebab anak para prajurit masih berada di usia sekolah. “Akan kami fasilitasi beasiswa sekolah gratis hingga kuliah,” ungkapnya.

Sementara perekonomian keluarga, pemkab juga memfasilitasi akses pekerjaan sesuai kemampuan yang dimiliki para istri.

Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), lurah, kepala desa dan seluruh masyarakat untuk mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk penghormatan kepada 53 awak KRI Nanggala-402 yang gugur dalam misi negara di perairan Bali ini. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/