alexametrics
26.7 C
Sidoarjo
Wednesday, 25 May 2022

Ingat, Dilarang Bepergian Pakai Mobdin

SIDOARJO – Selama libur panjang 28 Oktober – 1 November, Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono melarang seluruh pegawai ASN Kabupaten Sidoarjo bepergian luar kota. Apalagi menggunakan mobil dinas (mobdin) atau mobil plat merah.

Dikarenakan mobil tersebut merupakan mobil dinas dan dibiayai operasionalnya oleh anggaran negara. “Jadi jangan sampai digunakan untuk keperluan pribadi,” katanya.

Hal tersebut ditegaskan Hudiyono usai melakukan sidak di kantor-kantor lingkungan Sekretariat Pemkab Sidoarjo, yakni mulai kantor organisasi, Bagian ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan Bagian Hukum serta di ruang staf ahli Bupati Sidoarjo, Selasa siang (27/10).

Hudiyono menjelaskan, kalau sidak ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan, mulai dari pola berpakaian, absensi hadir, meskipun saat ini di tengah pandemi Covid-19 ada yang kerja dari rumah atau work from home (WFH). Jadi, kehadiran para ASN ini dibagi dua dengan datang ketempat kerja dan dengan sistem WFH.

“Sebelum liburan ini saya perhatikan betul, saya harus datang ke ruang-ruang untuk mengetahui kondisinya. Saya juga berpesan agar kelistrikan harus dipastikan mati, termasuk sampah-sampah yang berserakan segera dirapikan, harus terbuang keluar agar tidak ada tikus-tikus yang masuk. Selain itu saya juga ingin melihat daya serap dalam melakukan pengelolaan keuangan,” tegas Hudiyono. (rpp/opi)

SIDOARJO – Selama libur panjang 28 Oktober – 1 November, Pj Bupati Sidoarjo Hudiyono melarang seluruh pegawai ASN Kabupaten Sidoarjo bepergian luar kota. Apalagi menggunakan mobil dinas (mobdin) atau mobil plat merah.

Dikarenakan mobil tersebut merupakan mobil dinas dan dibiayai operasionalnya oleh anggaran negara. “Jadi jangan sampai digunakan untuk keperluan pribadi,” katanya.

Hal tersebut ditegaskan Hudiyono usai melakukan sidak di kantor-kantor lingkungan Sekretariat Pemkab Sidoarjo, yakni mulai kantor organisasi, Bagian ULP (Unit Layanan Pengadaan) dan Bagian Hukum serta di ruang staf ahli Bupati Sidoarjo, Selasa siang (27/10).

Hudiyono menjelaskan, kalau sidak ini dilakukan untuk memastikan kedisiplinan, mulai dari pola berpakaian, absensi hadir, meskipun saat ini di tengah pandemi Covid-19 ada yang kerja dari rumah atau work from home (WFH). Jadi, kehadiran para ASN ini dibagi dua dengan datang ketempat kerja dan dengan sistem WFH.

“Sebelum liburan ini saya perhatikan betul, saya harus datang ke ruang-ruang untuk mengetahui kondisinya. Saya juga berpesan agar kelistrikan harus dipastikan mati, termasuk sampah-sampah yang berserakan segera dirapikan, harus terbuang keluar agar tidak ada tikus-tikus yang masuk. Selain itu saya juga ingin melihat daya serap dalam melakukan pengelolaan keuangan,” tegas Hudiyono. (rpp/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/