alexametrics
28 C
Sidoarjo
Tuesday, 21 September 2021

Ratusan Angkot Masih Layani Penumpang selama PPKM

SIDOARJO – Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo mengklaim 500 unit armada angkutan umum di Kota Delta masih operasional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat ini.

Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Sidoarjo Rochjadi Hafiluddin menjelaskan, PPKM harus dipatuhi seluruh warga. Termasuk sopir angkutan umum.

“Sopir angkot jelas terdampak. Penumpang sudah berkurang karena mobilitas dibatasi, termasuk mengurangi pendapatan dari para sopir itu sendiri,” katanya.

Meskipun demikian, mematuhi PPKM ini merupakan wujud kontribusi sopir angkot turut untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang belum melandai.

“Semua jalur masih jalan. Ini urusan perut. Masih banyak angkutan umum yang jalan. Dengan protokol kesehatan tetap di patuhi. Namun layanan perizinan kami tutup sementara,” sambungnya.

Salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 selain membatasi jumlah penumpang, pengecekan rutin kesehatan sopir dan calon penumpang dilakukan di Terminal Porong.

“Kita sangat siap menghadapi new normal. Bahwa perilaku kesehatan yang dilakukan itu menjadi kebiasaan dan kelaziman baru bagi masyarakat kita termasuk di perhubungan,” pungkasnya. (rpp/vga)

 

SIDOARJO – Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo mengklaim 500 unit armada angkutan umum di Kota Delta masih operasional selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level empat ini.

Kepala Bidang Angkutan Umum Dishub Sidoarjo Rochjadi Hafiluddin menjelaskan, PPKM harus dipatuhi seluruh warga. Termasuk sopir angkutan umum.

“Sopir angkot jelas terdampak. Penumpang sudah berkurang karena mobilitas dibatasi, termasuk mengurangi pendapatan dari para sopir itu sendiri,” katanya.

Meskipun demikian, mematuhi PPKM ini merupakan wujud kontribusi sopir angkot turut untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang belum melandai.

“Semua jalur masih jalan. Ini urusan perut. Masih banyak angkutan umum yang jalan. Dengan protokol kesehatan tetap di patuhi. Namun layanan perizinan kami tutup sementara,” sambungnya.

Salah satu upaya menekan penyebaran Covid-19 selain membatasi jumlah penumpang, pengecekan rutin kesehatan sopir dan calon penumpang dilakukan di Terminal Porong.

“Kita sangat siap menghadapi new normal. Bahwa perilaku kesehatan yang dilakukan itu menjadi kebiasaan dan kelaziman baru bagi masyarakat kita termasuk di perhubungan,” pungkasnya. (rpp/vga)

 


Berita HITS

Berita Terbaru

Trending Tags