alexametrics
27 C
Sidoarjo
Friday, 22 October 2021

Pasien Covid-19 Terus Meningkat, Dirikan Ruang Isolasi Darurat

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo begerak cepat merespon kebutuhan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan. Hal itu ditunjukkan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi dengan berkeliling ke sejumlah rumah sakit rujukan. Di antaranya RS Mitra Sehat Mandiri di Kecamatan Krian, RSI Aminah di Kecamatan Prambon, dan RS Anwar Medika di Kecamatan Balongbendo.

Didampingi Sekretaris Daerah Sidoarjo Achmad Zaini, Kepala Dinas Kesehatan Syaf Satriawarman, Kepala Dinas Sosial Tirto Adi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dwijo Prawito, Subandi memastikan kesiapan penambahan tempat tidur pasien Covid-19 yang ada saat ini.

“Pandemi Covid-19 lagi tinggi-tingginya di Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo sudah siap menambah tempat tidur,” ungkap Subandi.

Dia mengungkapkan, pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan lainnya yang belum mendapatkan ruang isolasi khusus akan dirujuk ke rumah sakit tersebut. Lalu untuk kebutuhan tenaga kesehatan, pemkab akan bekerja sama dengan Pasmar 2 Gedangan. “Kami akan terus berkoordinasi,” jelasnya.

Hingga kemarin di RS Mitra Sehat Mandiri Kecamatan Krian merawat 28 pasien Covid-19. Pihak rumah sakit sanggup menambah sampai 40 tempat tidur lagi. Kemudian RSI Aminah di Kecamatan Prambon telah menampung 15 pasien Covid-19. Rumah sakit ini mampu menyediakan 50 tempat tidur lagi.

Sementara itu, di RS Anwar Medika, ruang isolasi khusus sudah full merawat 80 pasien. Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga 30 pasien stagnan.

Direktur RS Anwar Medika Nungky Taniasari mengungkapkan, kedatangan pasien Covid-19 semakin tidak terbendung. Rumah sakit akhirnya mendirikan ruang isolasi darurat. Lokasinya di belakang gedung IGD.

“Persiapan kita kurang dari sepekan untuk ruang isolasi darurat. Kapasitas 54 tempat tidur. Minggu (27/6) malam mulai diisi pasien. Sudah ada 19 orang,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman menambahkan, kemarin bed occupancy rate (BOR) 19 rumah sakit rujukan di Kota Delta sudah mencapai 99 persen.

“Padahal kapasitas tempat tidur di rumah sakit tersebut juga sudah ditambah. Total saat ini mencapai 1.025 unit. Namun pasien Covid-19 terus berdatangan. Kita upayakan menambah lagi tempat tidur,” terangnya.

Kapasitas terbanyak disediakan RSUD Sidoarjo. Rumah sakit milik Pemkab ini telah menyediakan 225 tempat tidur. Akhirnya menambah lagi menjadi 250 tempat tidur. Kemudian RS Siti Khodijah 130 tempat tidur dan RSI Siti Hajar 128 unit tempat tidur. (rpp/vga)


SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo begerak cepat merespon kebutuhan tempat tidur pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan. Hal itu ditunjukkan Wakil Bupati Sidoarjo Subandi dengan berkeliling ke sejumlah rumah sakit rujukan. Di antaranya RS Mitra Sehat Mandiri di Kecamatan Krian, RSI Aminah di Kecamatan Prambon, dan RS Anwar Medika di Kecamatan Balongbendo.

Didampingi Sekretaris Daerah Sidoarjo Achmad Zaini, Kepala Dinas Kesehatan Syaf Satriawarman, Kepala Dinas Sosial Tirto Adi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Dwijo Prawito, Subandi memastikan kesiapan penambahan tempat tidur pasien Covid-19 yang ada saat ini.

“Pandemi Covid-19 lagi tinggi-tingginya di Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo sudah siap menambah tempat tidur,” ungkap Subandi.

Dia mengungkapkan, pasien Covid-19 di rumah sakit rujukan lainnya yang belum mendapatkan ruang isolasi khusus akan dirujuk ke rumah sakit tersebut. Lalu untuk kebutuhan tenaga kesehatan, pemkab akan bekerja sama dengan Pasmar 2 Gedangan. “Kami akan terus berkoordinasi,” jelasnya.

Hingga kemarin di RS Mitra Sehat Mandiri Kecamatan Krian merawat 28 pasien Covid-19. Pihak rumah sakit sanggup menambah sampai 40 tempat tidur lagi. Kemudian RSI Aminah di Kecamatan Prambon telah menampung 15 pasien Covid-19. Rumah sakit ini mampu menyediakan 50 tempat tidur lagi.

Sementara itu, di RS Anwar Medika, ruang isolasi khusus sudah full merawat 80 pasien. Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) juga 30 pasien stagnan.

Direktur RS Anwar Medika Nungky Taniasari mengungkapkan, kedatangan pasien Covid-19 semakin tidak terbendung. Rumah sakit akhirnya mendirikan ruang isolasi darurat. Lokasinya di belakang gedung IGD.

“Persiapan kita kurang dari sepekan untuk ruang isolasi darurat. Kapasitas 54 tempat tidur. Minggu (27/6) malam mulai diisi pasien. Sudah ada 19 orang,” ungkapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo Syaf Satriawarman menambahkan, kemarin bed occupancy rate (BOR) 19 rumah sakit rujukan di Kota Delta sudah mencapai 99 persen.

“Padahal kapasitas tempat tidur di rumah sakit tersebut juga sudah ditambah. Total saat ini mencapai 1.025 unit. Namun pasien Covid-19 terus berdatangan. Kita upayakan menambah lagi tempat tidur,” terangnya.

Kapasitas terbanyak disediakan RSUD Sidoarjo. Rumah sakit milik Pemkab ini telah menyediakan 225 tempat tidur. Akhirnya menambah lagi menjadi 250 tempat tidur. Kemudian RS Siti Khodijah 130 tempat tidur dan RSI Siti Hajar 128 unit tempat tidur. (rpp/vga)


Most Read

Berita Terbaru