alexametrics
25 C
Sidoarjo
Monday, 8 August 2022

JKMM Bisa Digunakan di RSUD Barat Mulai Juni

SIDOARJO – Meski sudah mulai beroperasi, belum banyak masyarakat yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di RSUD barat. Salah satu alasannya karena sistem pembayaran yang dikenakan pada warga. Sedangkan untuk masyarakat miskin belum bisa mendapatkan pelayanan secara gratis.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Mimik Idayana meminta pemkab untuk segera menerapkan pembiayaan gratis bagi masyarakat miskin. Yakni melalui sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (JKMM).

Karena itu, da mendorong RSUD barat segera menandatangani nota kesepahaman JKMM bagi warga tidak mampu yang berobat dan menjalani rawat inap.

”Sehingga pelayanan kesehatan bisa segera dinikmati oleh masyarakat sekitar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo drg Syaf Satriawarman mengupayakan, JKMM bisa digunakan mulai Juni nanti. Selain itu pihaknya juga membuat MoU dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Namun kerja sama melalui BPJS rencananya dilakukan pada awal Juli mendatang. Dia menyebutkan, saat ini semua kebutuhan rumah sakit terus dipenuhi. Salah satunya adalah layanan rawat inap. Sebab layanan yang sudah berjalan saat ini hanya Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Rencananya layanan rawat inap juga akan dibuka Juni mendatang. Namun dia belum bisa memastikan. ”Masih menunggu keputusan rapat,” pungkasnya. (nis/vga)

SIDOARJO – Meski sudah mulai beroperasi, belum banyak masyarakat yang memanfaatkan pelayanan kesehatan di RSUD barat. Salah satu alasannya karena sistem pembayaran yang dikenakan pada warga. Sedangkan untuk masyarakat miskin belum bisa mendapatkan pelayanan secara gratis.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Mimik Idayana meminta pemkab untuk segera menerapkan pembiayaan gratis bagi masyarakat miskin. Yakni melalui sistem Jaminan Kesehatan Masyarakat Miskin (JKMM).

Karena itu, da mendorong RSUD barat segera menandatangani nota kesepahaman JKMM bagi warga tidak mampu yang berobat dan menjalani rawat inap.

”Sehingga pelayanan kesehatan bisa segera dinikmati oleh masyarakat sekitar,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo drg Syaf Satriawarman mengupayakan, JKMM bisa digunakan mulai Juni nanti. Selain itu pihaknya juga membuat MoU dengan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) melalui kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Namun kerja sama melalui BPJS rencananya dilakukan pada awal Juli mendatang. Dia menyebutkan, saat ini semua kebutuhan rumah sakit terus dipenuhi. Salah satunya adalah layanan rawat inap. Sebab layanan yang sudah berjalan saat ini hanya Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Rencananya layanan rawat inap juga akan dibuka Juni mendatang. Namun dia belum bisa memastikan. ”Masih menunggu keputusan rapat,” pungkasnya. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/