alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Betonisasi Jalan Perlu Diimbangi Drainase

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tengah merencanakan proyek betonisasi untuk ruas-ruas jalan di Sidoarjo. Di lain pihak, Komisi C DPRD Sidoarjo mengingatkan agar proyek tersebut juga diimbangi dengan drainase yang baik.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno, Minggu (25/4). Menurutnya meski proyek perbaikan jalan dari aspal bakal diganti menjadi beton, tetap membutuhkan saluran drainase yang baik. “Itu juga untuk menjaga umur dari jalan beton tersebut,” ujarnya.

Politikus PDIP itu menambahkan, memang jalan rusak menjadi masalah klasik di Sidoarjo. Sejumlah ruas jalan banyak yang cepat berlubang juga salah satunya karena buruknya drainase di kanan kiri jalan.

Apalagi jalan aspal yang memang musuhnya adalah air. Jika hujan turun, jalan akan sering dan lebih lama terendam air jika tidak ada drainase yang baik. “Hal itu yang menyebabkan aspal cepat mengelupas,” imbuhnya.

Jalan beton digagas untuk meningkatkan kualitas jalan. Konsep itu diperkirakan akan lebih baik daripada jalan aspal. Tetapi, proyek tersebut juga harus tetap diimbangi dengan sistem drainase yang baik.

Seperti yang diketahui, selain sedang mempersiapkan betonisasi jalan di seluruh ruas jalan Sidoarjo, Pemkab juga tengah berupaya melakukan peningkatan jalan di sejumlah ruas. Diantaranya jalan Becirongengor Wonoayu. Peningkatan ruas Jalan Banjarasri sampai dengan Sentul, Tanggulangin. Lalu ruas jalan Banjarasri dari KUD Mina Dwi Samudra ke Timur-Banjarasri, Tanggulangin.

Kemudian peningkatan Jalan Sepanjang Jalan Mangga Sampai Dengan Jalan Gadung Desa Wage dan Peningkatan Jalan Ganting-Wage (Desa Bohar). Lalu peningkatan jalan RT 4 dan RT 8 Desa Tambakoso Kecamatan Waru. Serta peningkatan Jalan Desa Tambak Sumur, Waru. Peningkatan Jalan RT 1 RT 2 RW 4 Dusun Kramat Jegu. Peningkatan Jalan Ngaban Kedung Banteng (lanjutan). (son/opi)

SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo tengah merencanakan proyek betonisasi untuk ruas-ruas jalan di Sidoarjo. Di lain pihak, Komisi C DPRD Sidoarjo mengingatkan agar proyek tersebut juga diimbangi dengan drainase yang baik.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo, Suyarno, Minggu (25/4). Menurutnya meski proyek perbaikan jalan dari aspal bakal diganti menjadi beton, tetap membutuhkan saluran drainase yang baik. “Itu juga untuk menjaga umur dari jalan beton tersebut,” ujarnya.

Politikus PDIP itu menambahkan, memang jalan rusak menjadi masalah klasik di Sidoarjo. Sejumlah ruas jalan banyak yang cepat berlubang juga salah satunya karena buruknya drainase di kanan kiri jalan.

Apalagi jalan aspal yang memang musuhnya adalah air. Jika hujan turun, jalan akan sering dan lebih lama terendam air jika tidak ada drainase yang baik. “Hal itu yang menyebabkan aspal cepat mengelupas,” imbuhnya.

Jalan beton digagas untuk meningkatkan kualitas jalan. Konsep itu diperkirakan akan lebih baik daripada jalan aspal. Tetapi, proyek tersebut juga harus tetap diimbangi dengan sistem drainase yang baik.

Seperti yang diketahui, selain sedang mempersiapkan betonisasi jalan di seluruh ruas jalan Sidoarjo, Pemkab juga tengah berupaya melakukan peningkatan jalan di sejumlah ruas. Diantaranya jalan Becirongengor Wonoayu. Peningkatan ruas Jalan Banjarasri sampai dengan Sentul, Tanggulangin. Lalu ruas jalan Banjarasri dari KUD Mina Dwi Samudra ke Timur-Banjarasri, Tanggulangin.

Kemudian peningkatan Jalan Sepanjang Jalan Mangga Sampai Dengan Jalan Gadung Desa Wage dan Peningkatan Jalan Ganting-Wage (Desa Bohar). Lalu peningkatan jalan RT 4 dan RT 8 Desa Tambakoso Kecamatan Waru. Serta peningkatan Jalan Desa Tambak Sumur, Waru. Peningkatan Jalan RT 1 RT 2 RW 4 Dusun Kramat Jegu. Peningkatan Jalan Ngaban Kedung Banteng (lanjutan). (son/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/