alexametrics
30 C
Sidoarjo
Tuesday, 17 May 2022

UsuL Lansia Jadi Sasaran Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial

SIDOARJO – Pembahaaan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial mulai dilakukan. Raperda inisiatif DPRD tersebut diapresiasi oleh Pemkab Sidoarjo. Namun, ada beberapa masukan yang diberikan.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara. Agar masyarakat dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Salah satu kendala dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat adalah masih banyaknya warga yang menghadapi permasalahan sosial. Seperti kemiskinan, keterlantaran, keterpencilan, dan tuna sosial.

Untuk itu menurut dia, perda penyelenggaraan kesejahteraan sosial tersebut adalah upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Semua itu sebagai bentuk pelayanan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara,” katanya.

Nantinya, penyelenggaraan kesejahteraan sosial ditujukan kepada beberapa pihak. Yakni perseorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat. Subandi mengusulkan untuk memasukkan lansia dan anak-anak dalam sasaran penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Sebab penyelenggaraan kesejahteraan sosial meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial.

“Lansia dan anak-anak tentu harus mendapatkan itu semua,” imbuhnya. (nis/vga)

SIDOARJO – Pembahaaan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosial mulai dilakukan. Raperda inisiatif DPRD tersebut diapresiasi oleh Pemkab Sidoarjo. Namun, ada beberapa masukan yang diberikan.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi menjelaskan, kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual, dan sosial warga negara. Agar masyarakat dapat hidup layak dan mampu mengembangkan diri, sehingga dapat melaksanakan fungsi sosialnya.

Salah satu kendala dalam upaya mencapai kesejahteraan masyarakat adalah masih banyaknya warga yang menghadapi permasalahan sosial. Seperti kemiskinan, keterlantaran, keterpencilan, dan tuna sosial.

Untuk itu menurut dia, perda penyelenggaraan kesejahteraan sosial tersebut adalah upaya yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Semua itu sebagai bentuk pelayanan sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar setiap warga negara,” katanya.

Nantinya, penyelenggaraan kesejahteraan sosial ditujukan kepada beberapa pihak. Yakni perseorangan, keluarga, kelompok, dan masyarakat. Subandi mengusulkan untuk memasukkan lansia dan anak-anak dalam sasaran penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

Sebab penyelenggaraan kesejahteraan sosial meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, pemberdayaan sosial, dan perlindungan sosial.

“Lansia dan anak-anak tentu harus mendapatkan itu semua,” imbuhnya. (nis/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/