alexametrics
26 C
Sidoarjo
Friday, 20 May 2022

Terhambat Ketersediaan Tanah, Hanya Bangun 2 Puskesmas di 2022

SIDOARJO – Pemenuhan fasilitas layanan kesehatan masih menjadi salah satu fokus utama Pemkab Sidoarjo. Setelah tahun ini membangun 3 puskesmas, tahun depan akan dilanjutkan. Sayangnya hanya 2 puskesmas yang rencananya akan dibangun.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, jumlah puskesmas yang ada saat ini belum ideal. Hingga kini baru ada 27 puskesmas. Padahal jika dilihat dari jumlah penduduk Kota Delta 2,267 juta jiwa, paling tidak membutuhkan 72 puskesmas.

Meski begitu, dia menyadari ada beberapa kendala dalam membangun puskesmas. Untuk itu, dalam setahun paling tidak ada 4 puskesmas yang dibangun. “Secara bertahap, harus selalu ada pembangunan puskesmas baru,” katanya.

Apalagi pembangunan Puskesmas Taman yang sudah direncanakan untuk dibangun tahun ini tertunda.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dalam sidang paripurna Rabu (27/10) lalu menjelaskan bahwa pembangunan puskesmas akan dilanjutkan pada 2022. Anggarannya sudah diajukan. Tetapi untuk pembangunan hanya bisa dilakukan di 2 titik saja. “Yakni di Bebekan dan Urangagung,” ujarnya.

Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 17,4 miliar. Rinciannya,  Rp 8,5 miliar untuk Puskesmas Bebekan dan Rp 8,9 miliar untuk Puskesmas Urangagung.

Pria yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut mengaku ada kendala di lapangan. Sehingga tidak bisa membangun 4 puskesmas tahun depan. Kendala utamanya ada pada ketersediaan lahan.

Meski begitu, pemkab tetap melakukan upaya lain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Misalnya dengan meningkatkan status puskesmas pembantu menjadi puskesmas. “Nanti akan dikaji lebih lanjut,” imbuhnya. (nis/vga)

 

SIDOARJO – Pemenuhan fasilitas layanan kesehatan masih menjadi salah satu fokus utama Pemkab Sidoarjo. Setelah tahun ini membangun 3 puskesmas, tahun depan akan dilanjutkan. Sayangnya hanya 2 puskesmas yang rencananya akan dibangun.

Ketua Komisi D DPRD Sidoarjo Dhamroni Chudlori mengatakan, jumlah puskesmas yang ada saat ini belum ideal. Hingga kini baru ada 27 puskesmas. Padahal jika dilihat dari jumlah penduduk Kota Delta 2,267 juta jiwa, paling tidak membutuhkan 72 puskesmas.

Meski begitu, dia menyadari ada beberapa kendala dalam membangun puskesmas. Untuk itu, dalam setahun paling tidak ada 4 puskesmas yang dibangun. “Secara bertahap, harus selalu ada pembangunan puskesmas baru,” katanya.

Apalagi pembangunan Puskesmas Taman yang sudah direncanakan untuk dibangun tahun ini tertunda.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dalam sidang paripurna Rabu (27/10) lalu menjelaskan bahwa pembangunan puskesmas akan dilanjutkan pada 2022. Anggarannya sudah diajukan. Tetapi untuk pembangunan hanya bisa dilakukan di 2 titik saja. “Yakni di Bebekan dan Urangagung,” ujarnya.

Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 17,4 miliar. Rinciannya,  Rp 8,5 miliar untuk Puskesmas Bebekan dan Rp 8,9 miliar untuk Puskesmas Urangagung.

Pria yang akrab disapa Gus Muhdlor tersebut mengaku ada kendala di lapangan. Sehingga tidak bisa membangun 4 puskesmas tahun depan. Kendala utamanya ada pada ketersediaan lahan.

Meski begitu, pemkab tetap melakukan upaya lain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan. Misalnya dengan meningkatkan status puskesmas pembantu menjadi puskesmas. “Nanti akan dikaji lebih lanjut,” imbuhnya. (nis/vga)

 

Most Read

Berita Terbaru


/