alexametrics
32 C
Sidoarjo
Monday, 23 May 2022

Cinta Ditolak Zahro, Danu Dwi Pilih Bunuh Diri

SIDOARJO – Danu Dwi Juli Saputra, 26, warga Dusun Krajan RT 02/RW 03 Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi ditemukan tewas gantung diri Selasa (27/10) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi leher tergantung di Perum The Graha RT 08/RW 05 Blok B 33 Desa Tropodo, Kecamatan Krian.

Kapolsek Krian AKP Mukhlason menuturkan korban ditemukan sudah gantung diri sekitar pukul 05.30. Sehari sebelumnya, Senin (26/10) sekitar pukul 20.00, korban diketahui mendatangi kos Nur Lailatuz Zahro. Korban mendatangi kos wanita 34 tahun itu untuk menyatakan cintanya.

“Korban naik motornya menuju kos wanita yang disukainya itu yang ada di Perum The Graha, dan korban lantas menyatakan cintanya kepada wanita tersebut,” katanya.

Nur Lailatuz Zahro menolak cinta pemuda yang lebih muda delapan tahun itu. Korban lalu mengancam akan bunuh diri jika cintanya tetap ditolak.

Korban pun akhirnya meninggalkan rumah wanita pujaannya itu. Sementara motor milik korban ditinggal di kos wanita tersebut. Lalu Selasa pagi, saat satpam sedang patroli melihat korban sudah gantung diri. Satpam tersebut terkejut dan langsung melaporkan kejadian itu ke Ketua RT.

“Kemudian kami yang mendapatkan laporan warga langsung mendatangi lokasi kejadian dan benar ada seorang yang gantung diri,” ujarnya.

AKP Mukhlason menuturkan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dimintakan visum .Namun dalam hal ini, petugas tidak diketemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban. Baik benda tumpul maupun tajam.

“Diduga bunuh diri akibat cintanya ditolak oleh wanita yang disukainya, evakuasi jenazah korban sesuai protokol kesehatan,” jelasnya. (far/nis)

SIDOARJO – Danu Dwi Juli Saputra, 26, warga Dusun Krajan RT 02/RW 03 Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi ditemukan tewas gantung diri Selasa (27/10) pagi. Korban ditemukan dalam kondisi leher tergantung di Perum The Graha RT 08/RW 05 Blok B 33 Desa Tropodo, Kecamatan Krian.

Kapolsek Krian AKP Mukhlason menuturkan korban ditemukan sudah gantung diri sekitar pukul 05.30. Sehari sebelumnya, Senin (26/10) sekitar pukul 20.00, korban diketahui mendatangi kos Nur Lailatuz Zahro. Korban mendatangi kos wanita 34 tahun itu untuk menyatakan cintanya.

“Korban naik motornya menuju kos wanita yang disukainya itu yang ada di Perum The Graha, dan korban lantas menyatakan cintanya kepada wanita tersebut,” katanya.

Nur Lailatuz Zahro menolak cinta pemuda yang lebih muda delapan tahun itu. Korban lalu mengancam akan bunuh diri jika cintanya tetap ditolak.

Korban pun akhirnya meninggalkan rumah wanita pujaannya itu. Sementara motor milik korban ditinggal di kos wanita tersebut. Lalu Selasa pagi, saat satpam sedang patroli melihat korban sudah gantung diri. Satpam tersebut terkejut dan langsung melaporkan kejadian itu ke Ketua RT.

“Kemudian kami yang mendapatkan laporan warga langsung mendatangi lokasi kejadian dan benar ada seorang yang gantung diri,” ujarnya.

AKP Mukhlason menuturkan, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk dimintakan visum .Namun dalam hal ini, petugas tidak diketemukan adanya indikasi kekerasan pada tubuh korban. Baik benda tumpul maupun tajam.

“Diduga bunuh diri akibat cintanya ditolak oleh wanita yang disukainya, evakuasi jenazah korban sesuai protokol kesehatan,” jelasnya. (far/nis)

Most Read

Berita Terbaru


/