alexametrics
24 C
Sidoarjo
Thursday, 26 May 2022

PIWK Serentak Mulai 1 Maret, Sedati Jadi Percontohan PIWK

SIDOARJO – Seluruh camat di Sidoarjo menandatangani surat pernyataan. Isinya, camat siap menjalankan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Camat diminta menyerap anggaran dan melakukan perbaikan jalan rusak, secepatnya mulai dikerjakan.

Asisten Administrasi dan Kesra Sekretariat Pemkab Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman menguraikan pemkab dan 18 camat sudah berkomitmen melaksanakan PIWK per 1 Maret. “Pernyataan komitmen melaksanakan PIWK sudah ditandatangani,” ungkapnya.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, awal bulan Maret camat sudah mulai melakukan perbaikan jalan berlubang di wilayahnya masing-masing dengan dana PIWK. Bagi camat yang tidak menjalankan maka siap-siap menerima sanksi.

Pekerjaan lainnya Subandi ingin menyelesaikan secepatnya jalan rusak “seribu lubang”. “PIWK harus dijalankan,” tegasnya.

Subandi menegaskan dalam bulan tiga bulan sejak dimulainya PIWK, camat siap-siap menerima sanksi. Mantan ketua komisi DPRD Sidoarjo ini menunjuk Kecamatan Sedati sebagai percontohan pelaksanaan PIWK.

Sementara itu Camat Sedati Abu Dardak mengatakan kesanggupannya. “Siap. Program ini juga sangat di tunggu oleh masyarakat,” terangnya.

Menurutnya PIWK perwujudan pelayanan pemerintah terhadap keselamatan, keamanan masyarakat pengguna jalan, memperlancar perekonomian, pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Setidaknya di Sedati, Dardak mengatakan ada 15 ruas jalan rusak. Yakni ada di Desa Pabean, Pepe, Kwangsan, Desa Semampir, Segoro Tambak, Pranti, Betro, Damarsi dan Kalanganyar. (rpp/opi)

 

SIDOARJO – Seluruh camat di Sidoarjo menandatangani surat pernyataan. Isinya, camat siap menjalankan program Pagu Indikatif Wilayah Kecamatan (PIWK). Camat diminta menyerap anggaran dan melakukan perbaikan jalan rusak, secepatnya mulai dikerjakan.

Asisten Administrasi dan Kesra Sekretariat Pemkab Sidoarjo Mohammad Ainur Rahman menguraikan pemkab dan 18 camat sudah berkomitmen melaksanakan PIWK per 1 Maret. “Pernyataan komitmen melaksanakan PIWK sudah ditandatangani,” ungkapnya.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan, awal bulan Maret camat sudah mulai melakukan perbaikan jalan berlubang di wilayahnya masing-masing dengan dana PIWK. Bagi camat yang tidak menjalankan maka siap-siap menerima sanksi.

Pekerjaan lainnya Subandi ingin menyelesaikan secepatnya jalan rusak “seribu lubang”. “PIWK harus dijalankan,” tegasnya.

Subandi menegaskan dalam bulan tiga bulan sejak dimulainya PIWK, camat siap-siap menerima sanksi. Mantan ketua komisi DPRD Sidoarjo ini menunjuk Kecamatan Sedati sebagai percontohan pelaksanaan PIWK.

Sementara itu Camat Sedati Abu Dardak mengatakan kesanggupannya. “Siap. Program ini juga sangat di tunggu oleh masyarakat,” terangnya.

Menurutnya PIWK perwujudan pelayanan pemerintah terhadap keselamatan, keamanan masyarakat pengguna jalan, memperlancar perekonomian, pendidikan dan sosial kemasyarakatan.

Setidaknya di Sedati, Dardak mengatakan ada 15 ruas jalan rusak. Yakni ada di Desa Pabean, Pepe, Kwangsan, Desa Semampir, Segoro Tambak, Pranti, Betro, Damarsi dan Kalanganyar. (rpp/opi)

 

Most Read

Berita Terbaru


/