alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

BPNT Disalurkan ke 56.059 KPM di Sidoarjo

SIDOARJO – Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial diberikan dengan bentuk uang tunai pada keluarga penerima manfaat (KPM). Di Sidoarjo, pencairan tersebut berlangsung di kantor kecamatan, Senin (27/12). Ada 56.059 KPM BPNT di Kota Delta.

Salah satunya di kantor Kecamatan Sukodono. Sebanyak 266 warga mendapat bantuan dalam bentuk uang yang dikirim ke rekening penerima melalui Himpunan Bank Negara (Himbara).

Adapun penerima BPNT tersebut adalah keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sedangkan bantuan yang diterima per bulan yakni Rp 200 ribu per KPM.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, pencairan BNPT berupa uang tunai ini sesuai instruksi Kementerian Sosial untuk mempercepat pencairan BPNT berupa sembako yang dikonversi dalam bentuk tunai saja.

“Memang menjadi instruksi langsung dari Menteri Sosial agar perekonomian berjalan dengan baik dan jadi stimulus ekonomi,” katanya ketika memantau penyaluran BPNT di Kecamatan Sukodono, kemarin.

Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Asrofi menambahkan, dengan uang tunai yang diterima KPM tersebut dapat dibelanjakan dalam bentuk sembako. Seperti beras, telur, sayuran dan buah-buahan. “Bantuan bisa diambil di agen sembako yang telah ditunjuk,” imbuhnya.

Mujiati salah satu penerima BPNT merasa bersyukur. Dirinya mengatakan, bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari hari.

“Alhamdulillah bisa cair enam bulan Rp 1,2 juta,” kata Mujiati kepada Radar Sidoarjo. (rpp/vga)

SIDOARJO – Pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial diberikan dengan bentuk uang tunai pada keluarga penerima manfaat (KPM). Di Sidoarjo, pencairan tersebut berlangsung di kantor kecamatan, Senin (27/12). Ada 56.059 KPM BPNT di Kota Delta.

Salah satunya di kantor Kecamatan Sukodono. Sebanyak 266 warga mendapat bantuan dalam bentuk uang yang dikirim ke rekening penerima melalui Himpunan Bank Negara (Himbara).

Adapun penerima BPNT tersebut adalah keluarga miskin dan rentan yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Sedangkan bantuan yang diterima per bulan yakni Rp 200 ribu per KPM.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor mengatakan, pencairan BNPT berupa uang tunai ini sesuai instruksi Kementerian Sosial untuk mempercepat pencairan BPNT berupa sembako yang dikonversi dalam bentuk tunai saja.

“Memang menjadi instruksi langsung dari Menteri Sosial agar perekonomian berjalan dengan baik dan jadi stimulus ekonomi,” katanya ketika memantau penyaluran BPNT di Kecamatan Sukodono, kemarin.

Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Asrofi menambahkan, dengan uang tunai yang diterima KPM tersebut dapat dibelanjakan dalam bentuk sembako. Seperti beras, telur, sayuran dan buah-buahan. “Bantuan bisa diambil di agen sembako yang telah ditunjuk,” imbuhnya.

Mujiati salah satu penerima BPNT merasa bersyukur. Dirinya mengatakan, bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari hari.

“Alhamdulillah bisa cair enam bulan Rp 1,2 juta,” kata Mujiati kepada Radar Sidoarjo. (rpp/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/