alexametrics
28 C
Sidoarjo
Wednesday, 18 May 2022

Dusun Semampir Peringati 1 Tahun Pendirian Kampung Tangguh

SIDOARJO – Ratusan warga Dusun Semampir RW 06 Desa Sidorejo, Kecamatan Krian berkumpul di punden desa setempat. Mereka doa bersama istigotsah untuk keberkahan bangsa Indonesia dengan tasyakuran dalam  memperingati hari jadi ke-1 pembangunan kampung tangguh, Jumat (24/9).

Kegiatan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain pemasangan baner imbauan prokes, warga yang boleh ikut kegiatan tersebut adalah warga yang sudah divaksin tahap pertama.

Kampung Tangguh Dusun Semampir yang dibentuk dan dikembangkan oleh warga dan pengurus RT/RW Dusun Semampir RW 06 sudah berjalan selama satu tahun. Hambatan dan rintangan untuk menjaga warga dusunnya terhindar dari penyebaran Covid-19 secara berjenjang terus dilakukan.

Mulai dari inovasi punden dijadikan taman edukasi wisata dusun, pembuatan posko PPKM, pemeliharaan peternakan ayam dan ikan, pembuatan jamu herbal bahkan sampai dengan membuat lahan kering untuk ditanami padi.

Ketua RW 06 Semampir, Sutrisno menjelaskan, pihaknya mempunyai komitmen akan terus optimalkan keberadaan kampung tangguh. Tujuannya sebagai sarana pencegah penyebaran Covid-19.

“Karena kami sangat merasakan manfaat dari hasil pembinaan kampung tangguh ini,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membina kader-kader relawan Covid-19 dari kalangan pemuda. Pembinaan karang taruna melalui kegiatan olahraga pencaksilat PSHT Pusat Madiun, memberdayakan dan mengelolah usaha masyarakat secara mikro untuk kepentingan bersama juga dilakukan.

“Sebagai ungkapan syukur kami membagikan santunan kepada anak yatim, juru kunci punden serta berdoa untuk keberkahan negeri Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Pusat Madiun Sidoarjo, Mursito menyampaikan, kampong tangguh yang sudah berjalan ini menjadikan motivasi dan inspirasi bagi desa lain. Dia berharap ke depan kampong tangguh akan dikolaborasikan dengan PSHT untuk  menjadi kampung pesilat.

“Agar generasi mudanya juga mampu memiliki prestasi di dunia atlet pencak silat yang mendunia,” ucapnya. (nug/vga)

SIDOARJO – Ratusan warga Dusun Semampir RW 06 Desa Sidorejo, Kecamatan Krian berkumpul di punden desa setempat. Mereka doa bersama istigotsah untuk keberkahan bangsa Indonesia dengan tasyakuran dalam  memperingati hari jadi ke-1 pembangunan kampung tangguh, Jumat (24/9).

Kegiatan tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain pemasangan baner imbauan prokes, warga yang boleh ikut kegiatan tersebut adalah warga yang sudah divaksin tahap pertama.

Kampung Tangguh Dusun Semampir yang dibentuk dan dikembangkan oleh warga dan pengurus RT/RW Dusun Semampir RW 06 sudah berjalan selama satu tahun. Hambatan dan rintangan untuk menjaga warga dusunnya terhindar dari penyebaran Covid-19 secara berjenjang terus dilakukan.

Mulai dari inovasi punden dijadikan taman edukasi wisata dusun, pembuatan posko PPKM, pemeliharaan peternakan ayam dan ikan, pembuatan jamu herbal bahkan sampai dengan membuat lahan kering untuk ditanami padi.

Ketua RW 06 Semampir, Sutrisno menjelaskan, pihaknya mempunyai komitmen akan terus optimalkan keberadaan kampung tangguh. Tujuannya sebagai sarana pencegah penyebaran Covid-19.

“Karena kami sangat merasakan manfaat dari hasil pembinaan kampung tangguh ini,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga membina kader-kader relawan Covid-19 dari kalangan pemuda. Pembinaan karang taruna melalui kegiatan olahraga pencaksilat PSHT Pusat Madiun, memberdayakan dan mengelolah usaha masyarakat secara mikro untuk kepentingan bersama juga dilakukan.

“Sebagai ungkapan syukur kami membagikan santunan kepada anak yatim, juru kunci punden serta berdoa untuk keberkahan negeri Indonesia di tengah pandemi Covid-19,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Cabang PSHT Pusat Madiun Sidoarjo, Mursito menyampaikan, kampong tangguh yang sudah berjalan ini menjadikan motivasi dan inspirasi bagi desa lain. Dia berharap ke depan kampong tangguh akan dikolaborasikan dengan PSHT untuk  menjadi kampung pesilat.

“Agar generasi mudanya juga mampu memiliki prestasi di dunia atlet pencak silat yang mendunia,” ucapnya. (nug/vga)

Most Read

Berita Terbaru


/