alexametrics
31 C
Sidoarjo
Tuesday, 24 May 2022

Perbaikan Jalan Wedi Tersendat, Perusahaan dan Pengembang Dipanggil

SIDOARJO – Pengendara sangat tidak nyaman begitu melintasi Jalan Raya Wedi, Kecamatan Gedangan. Jalan aspal sepanjang kira-kira 300 meter rusak total dan hanya menyisakan pasir. Kecepatan kendaraan pun harus diturunkan.

Sesekali warga membasahi jalan di sana dengan air sungai untuk mengurangi debu. Iwan Kurniawan, warga setempat mengatakan, beberapa pengendara motor pernah terjatuh karena kurang berhati-hati. Belum lagi saat melintas di malam hari. “Waswas. Jalannya gelap,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Mudjiono mengatakan, tahun ini akses jalan tersebut masuk dalam proyek perbaikan. Lanjutan dari peningkatan jalan Gedangan – Betro yang sudah dibeton akhir tahun lalu. “Anggaran dari dana alokasi khusus. Dan terkena refocusing,” terangnya, Minggu (26/7).

Alumnus ITS itu menyebutkan bahwa rusaknya jalan tersebut diakibatkan banyaknya kendaraan bertonase berat yang berlalu lalang. Sebagai akses menuju pergudangan maka setiap hari truk besar tidak pernah sepi melintas di sana. Belum lagi ditambah truk pasir pengembang perumahan di kawasan Sedati.

Ditegaskan Mudji, pihak DPUBMSDA hampir tiap tahun selalu membenahi jalan tersebut. Tapi kembali rusak dan akhirnya hancur seperti saat ini. “Perbaikan jalan, butuh atensi dari perusahaan di sana dan pengembang perumahan. Pekan ini dipanggil,” katanya. (rpp/vga/opi)

SIDOARJO – Pengendara sangat tidak nyaman begitu melintasi Jalan Raya Wedi, Kecamatan Gedangan. Jalan aspal sepanjang kira-kira 300 meter rusak total dan hanya menyisakan pasir. Kecepatan kendaraan pun harus diturunkan.

Sesekali warga membasahi jalan di sana dengan air sungai untuk mengurangi debu. Iwan Kurniawan, warga setempat mengatakan, beberapa pengendara motor pernah terjatuh karena kurang berhati-hati. Belum lagi saat melintas di malam hari. “Waswas. Jalannya gelap,” katanya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo Mudjiono mengatakan, tahun ini akses jalan tersebut masuk dalam proyek perbaikan. Lanjutan dari peningkatan jalan Gedangan – Betro yang sudah dibeton akhir tahun lalu. “Anggaran dari dana alokasi khusus. Dan terkena refocusing,” terangnya, Minggu (26/7).

Alumnus ITS itu menyebutkan bahwa rusaknya jalan tersebut diakibatkan banyaknya kendaraan bertonase berat yang berlalu lalang. Sebagai akses menuju pergudangan maka setiap hari truk besar tidak pernah sepi melintas di sana. Belum lagi ditambah truk pasir pengembang perumahan di kawasan Sedati.

Ditegaskan Mudji, pihak DPUBMSDA hampir tiap tahun selalu membenahi jalan tersebut. Tapi kembali rusak dan akhirnya hancur seperti saat ini. “Perbaikan jalan, butuh atensi dari perusahaan di sana dan pengembang perumahan. Pekan ini dipanggil,” katanya. (rpp/vga/opi)

Most Read

Berita Terbaru


/